Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pimpinan Hizbullah Akui Kelompoknya Kehilangan Jalur Suplai Lewat Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Desember 2024 13:47 1:47 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Desember 2024 13:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pimpinan Hizbullah Naim Qassem, hari Sabtu (14/12/2024), mengakui kelompok bersenjata Syiah Libanon itu kehilangan jalur suplainya menyusul kejatuhan rezim Suriah pimpinan Bashar Assad hampir sepekan lalu.

Selama kepemimpinan Assad – yang merupakan penganut Syiah sekte Alawiyah atau Nushairiyah – Hizbullah mendatangkan senjata dan perlengkapan militer lain dari Iran, melalui Iran dan Suriah menuju ke Libanon.

“Ya, Hizbullah telah kehilangan rute pasokan militer melalui Suriah pada tahap ini, namun kehilangan ini merupakan bagian dari gerakan perlawanan,” kata Qassem dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Sabtu, tanpa menyebut nama Assad seperti dilansir Reuters.

“Rezim baru bisa saja muncul dan rute ini bisa kembali normal, dan kita bisa mencari jalan lain,” imbuhnya.

Hizbullah mulai melakukan aktivitas militer di Suriah pada 2013 untuk membantu rezim Assad menghadapi kelompok-kelompok oposisi yang kala itu berusaha menggulingkan kekuasaannya. Pekan lalu, seiring dengan pergerakan pasukan oposisi Suriah yang mendekati Damaskus, Hizbullah mengirimkan para komandannya untuk mengawasi penarikan petempurnya dari kota itu.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Lebih dari 50 tahun keluarga Assad berkuasa di Suriah dan sekarang digantikan dengan pemerintahan sementara yang ditempatkan oleh Hayat Tahrir al-Sham (HTS), milisi yang mendapatkan dukungan dari Turki.

Qassem mengatakan Hizbullah belum dapat menilai bagaimana pemerintahan Suriah yang baru sampai mereka stabil dan mengambil sikap yang jelas. Namun, dia mengatakan pihaknya berharap rakyat Libanon dan Suriah dan pemerintahannya bisa melanjutkan kerja sama mereka.

Hizbullah, yang beberapa bulan terakhir digempur oleh Israel, sangat membutuhkan pasokan senjata dari Iran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hizbullahiransuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kematian akibat Kanker Meningkat Dua Kali Lipat Tahun 2050 akibat Pola Makan
Tulisan selanjutnya turkiye Turki Buka Kembali Kedutaannya di Damaskus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?