Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pentagon akan Selesaikan Gugatan Ribuan Tentara yang Dipecat karena Homoseksual

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Januari 2025 13:35 1:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Januari 2025 13:35
Bagikan
Tentara Amerika Serikat
Bagikan

Hidayatullah.com– Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau lebih dikenal dengan sebutan Pentagon sudah bersedia untuk menyelesaikan gugatan hukum terkait ribuan tentara yang dipecat karena mereka gay alias homoseksual.

Dilansir lembaga penyiaran publik NPR hari Senin (6/1/2025), Pentagon setuju untuk menyelesaikan gugatan class action yang diajukan oleh sekitar 35.000 veteran yang didepak dari dinas kemiliteran karena homoseksual.

“Penyelesaian ini bukan sekedar memperbaiki catatan, melainkan tentang pemulihan kehormatan dan kebanggaan yang seharusnya diterima kaum LGBTQ+ tetapi diabaikan,” kata Lilly Steffanides, seorang veteran US Navy dan juga salah satu penggugat dalam kasus itu.

“Saya berharap ini memberikan keadilan bagi mereka yang telah berjuang dengan berani, namun akhirnya menghadapi pengucilan dan diskriminasi,” imbuhnya.

Steffanides mengatakan kepada NPR pada tahun 2023 bahwa stigma yang dialaminya, setelah tiba-tiba “dibongkar” rahasianya sebagai homoseksual pada tahun 1988, menyebabkan dirinya menjadi pencandu barang haram dan hidup menggelandang sebagai tunawisma selama bertahun-tahun.

Baca Juga

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Oleh karena mereka dipecat secara tidak hormat maka para veteran homoseksual tidak berhak mendapatkan uang tunjangan bulanan dan fasilitas kesehatan.

Banyak veteran yang enggan mengaku pernah berdinas sebagai tentara ketika melamar pekerjaan baru, supaya tidak ketahuan bahwa mereka dipecat karena melakukan aktivitas homoseksual.

Setelah veteran dan aktivis LGBTQ+ melakukan kampanye selama bertahun-tahun, pada 2011 pemerintah Presiden Barack Obama kala itu mengakhiri larangan homoseksual di lingkungan angkatan bersenjata AS.

Pada Oktober 2024, Pentagon mengumumkan akan meninjau ulang kasus-kasus pemecatan yang dilakukan berdasarkan kebijakan “don’t ask, don’t tell” – kebijakan tahun 1993 era Presiden Bill Clinton yang melarang prajurit secara terang-terangan mengaku atau menunjukkan bahwa dirinya homoseksual, dan mereka yang melanggar ketentuan itu berisiko dipecat.

Dengan kebijakan terbaru Pentagon ini, kasus-kasus pemecatan tentara homoseksual itu akan ditinjau ulang tidak melalui permohonan perorangan, melainkan akan dikaji dalam kelompok besar. Mereka yang terdampak akan diberikan tunjangan dan surat keterangan pemberhentian secara terhormat paling awal musim panas tahun ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikathomoseksualtentara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Milad ke-36, LPPOM MUI akan Edukasi Halal Kalangan Pelajar
Tulisan selanjutnya Virus HMPV Mulai Meningkat di Kalangan Anak-Anak di Tiongkok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

drone peledak Houthi
Berita

Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

Berita
19 Oktober 2026 12:54
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

17 Oktober 2026 10:37
Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

17 Oktober 2026 10:07
Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

17 Oktober 2026 09:35
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?