Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Berlindung di Thailand Sejak 2015, Puluhan Warga Uighur Dideportasi

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 28 Februari 2025 11:09 11:09 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 28 Februari 2025 11:08
Bagikan
Setop Rezim China: Negara Komunis ini telah menganiaya lebih 1 juta Muslim Uighur
Bagikan

Hidayatullah.com – Sedikitnya 40 warga Uighur telah dideportasi ke China meski ancaman penyiksaan dan kematian membayangi mereka.

Menurut BBC, puluhan orang etnis Uighur itu telah diterbangkan ke wilayah Xinjiang, China pada Kamis setelah 10 tahun berada di sebuah pusat penahanan di Bangkok.

China diyakii melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dan kemungkinan genosida terhadap penduduk Uighur dan kelompok etnis Muslim lainnya di wilayah barat laut Xinjiang. Beijing membantah semua tuduhan tersebut.

Ini adalah pertama kalinya Thailand mendeportasi warga Uighur sejak tahun 2015.

Deportasi ini dilakukan secara tertutup setelah adanya kekhawatiran serius dari Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca Juga

MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan

Media Thailand melaporkan bahwa sejumlah truk, beberapa di antaranya dengan jendela gelap, meninggalkan pusat penahanan imigrasi di Bangkok pada Kamis dini hari.

Beberapa jam kemudian, melalui Flightrader24 terlihat sebuah penerbangan maskapai China meninggalkan Bangkok menuju Xinjiang.

Pemerintah Thailand mengungkapkan memutuskan mendeportasi warga Uighur karena tidak ada negara ketiga yang menawarkan diri menampung mereka, dan merasa tidak benar menahan mereka.

Delapan orang Uighur masih berada di Thailand, termasuk lima orang yang sedang menjalani hukuman penjara atas kejahatan yang mereka lakukan selama berada dalam tahanan.

Sementara Beijing mengatakan bahwa 40 imigran gelap asal China telah dipulangkan dari Thailand, namun menolak untuk mengkonfirmasi bahwa mereka adalah orang Uighur.

“Pemulangan tersebut dilakukan sesuai dengan hukum China dan Thailand, hukum internasional dan praktik internasional,” kata kementerian luar negeri.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Muslimthailanduighur
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masjidil Haram Gelar Tarawih 10 Rakaat pada Ramadhan 2025
Tulisan selanjutnya Pemkot Surabaya Tetapkan Pembelajaran selama Bulan Ramadhan 1446 H

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

Ghazwul Fikr Kajian
26 Juni 2026 11:30
Ledakan di Fasilitas Gas Terbesar Qatar Merenggut 13 Nyawa
MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
Turki Tangkap 209 Orang di Ankara Jelang KTT NATO

Terbaru

  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
  • Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
  • Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya

25 Juni 2026 13:06
Berita

Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran

25 Juni 2026 12:11
Berita

Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

25 Juni 2026 11:39
Berita

‘Israel’ Gelontorkan Dana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Jadi Situs Yahudi

24 Juni 2026 17:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?