Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amerika Serikat Desak Ekspor Minyak Kurdistan Iraq Lewat Turki Diaktifkan Kembali

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Maret 2025 23:14 11:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Maret 2025 23:14
Bagikan
Minyak Iraq Irak
Bagikan

Hidayatullah.com– Amerika Serikat mendesak supaya ekspor minyak dari wilayah Kurdistan Iraq lewat jalur pipa Ceyhan milik perusahaan Turki diaktifkan kembali, menurut lima sumber yang mengetahui tentang masalah itu kepada Reuters.

Kementerian Perminyakan Iraq menggelar pertemuan-pertemuan guna membahas percepatan pemulihan ekspor minyak dari wilayah semi-otonomi Kurdistan. Namun, pertemuan itu ditunda sampai Kamis (6/3/2025) disebabkan adanya ketidaksepakatan perihal syarat dan ketentuan antara perusahaan-perusahaan minyak dengan kementerian.

Salah satu sumber, seorang pejabat perminyakan Iraq yang memiliki pengetahuan langsung perihal pertemuan itu, mengatakan bahwa Washington meminta supaya pertemuan itu juga dihadiri oleh diplomat AS dari kedutaannya di Baghdad.

White House National Security Office tidak menanggapi permintaan komentar tentang hal itu, lapor Reuters.

“Kehadiran diplomat AS ditujukan untuk membantu menekan negosiasi supaya bergerak maju dan mencapai solusi bagi masalah-masalah yang menghambat pemulihan ekspor minyak Kurdi dengan cara yang memuaskan semua pihak,” kata pejabat Kementerian Perminyakan Iraq itu.

Baca Juga

Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Bulan lalu, laporan Reuters mengungkap bahwa Baghdad mendapatkan tekanan dari Amerika Serikat untuk memperbolehkan kembali ekspor minyak Kurdi lewat Turki. Pembukaan kran ekspor itu dimaksudkan untuk mendongkrak suplai pasar global di saat Washington ingin mengurangi ekspor minyak Iran sebagai upaya memandulkan program nuklir Teheran.

Iran memandang tetangga sekaligus sekutunya Iraq sangat penting artinya untuk menjaga supaya perekonomiannya tetap hidup di tengah tekanan sanksi-sanksi internasional.

Namun Baghdad, yang bermitra baik dengan Iran maupun AS usai rezim Saddam Hussein berakhir, bersikap waspada agar tidak terjebak dalam kebijakan Presiden Donald Trump yang menekan Teheran, kata sejumlah sumber kepada Reuters.

“Ada desakan kuat dari pihak AS untuk memastikan keberhasilan negosiasi (guna melanjutkan ekspor minyak Kurdi) dengan cara apa pun,” kata seorang pejabat pemerintah yang mengetahui perihal perundingan-perundingan itu.

“Kami berharap bahwa peran AS akan membantu mencapai kesepakatan yang masuk akal dan dapat diterima bagi pemerintah Iraq,” kata sumber itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatiraqKurdistanminyakTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inggris Cabut Sanksi 24 Entitas Suriah Termasuk Bank Sentral
Tulisan selanjutnya Khutbah Jumat: Meraih Derajat Takwa dengan Puasa Lahir dan Batin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Mungkin Anda Juga Suka

senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

21 Juli 2026 06:30
Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

20 Juli 2026 17:00
Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?