Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

75 Persen Tentara Cadangan ‘Israel’ Alami Kesulitan Finansial

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 31 Maret 2025 01:00 1:00 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 1 April 2025 06:00
Bagikan
Cedera pada mata tentara pendudukan akibat ledakan, tembakan, dan pecahan peluru yang beterbangan (Getty)
Bagikan

Hidayatullah.com – Sekitar 75 persen tentara cadangan ‘Israel’ mengalami kesulitan finansial akibat dari keikutsertaan mereka dalam perang genosida di Gaza, Palestina.

Hal itu terungkap setelah survei yang dilakukan DInas Ketenagakerjaan ‘Israel’, menurut situs berita berbahasa Ibrani, Walla.

Survei tersebut menunjukkan bahwa 41% dari para prajurit cadangan diberhentikan dari pekerjaan mereka atau dipaksa keluar.

Beberapa hari yang lalu, media-media ‘Israel’ melaporkan bahwa puluhan tentara cadangan telah menyatakan bahwa mereka tidak akan kembali bertempur di Gaza, dan memperingatkan bahwa hal itu akan membahayakan para tawanan yang ditahan di sana.

Entitas zionis ‘Israel’ membutuhkan puluhan ribu tentara cadangan untuk melanjutkan perangnya di Gaza, namun, militer ‘Israel’ menghadapi kesulitan untuk merekrut tentara cadangan yang menolak untuk bertugas di daerah kantong tersebut, dengan alasan tidak menyetujui kebijakan pemerintah Zionis.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Menurut koresponden militer untuk Haaretz, Yaniv Kubovich, hal ini menunjukkan adanya penurunan moral di antara pasukan cadangan.

Dalam dua minggu terakhir, banyak tentara cadangan telah memberitahu komandan mereka bahwa mereka tidak akan melapor untuk bertugas jika dipanggil untuk berperang lagi sebagai tanggapan atas tindakan pemerintah baru-baru ini, termasuk pemecatan kepala Shin Bet Ronen Bar, pemecatan Jaksa Agung Gali Baharav-Miara, dan perubahan pada Komite Seleksi Yudisial.

Menurut Kubovich, para anggota militer juga menyuarakan keprihatinan mereka mengenai pengabaian pemerintah terhadap putusan Mahkamah Agung, dan mencatat bahwa para pejabat militer meyakini bahwa masalah ini jauh lebih luas daripada yang disadari publik.

Ini sebagian karena banyak prajurit yang memilih untuk tidak secara terbuka mendiskusikan keputusan mereka untuk menolak wajib militer dan menunggu hingga mereka menerima perintah pemanggilan sebelum bertindak, koresponden itu menjelaskan.

Selama beberapa minggu terakhir, sejumlah prajurit cadangan mengumumkan bahwa mereka tidak akan mematuhi perintah penempatan mereka, dengan alasan apa yang mereka sebut sebagai “kudeta otoriter”.

Dalam diskusi baru-baru ini dengan pimpinan tertinggi militer, para perwira cadangan senior menyatakan keprihatinan atas tren yang berkembang, memperingatkan adanya penurunan 50% dalam pendaftaran untuk dinas cadangan, sementara seorang perwira cadangan berpangkat tinggi mengatakan kepada Haaretz bahwa para komandan brigade dan batalyon telah menghadapi lusinan kasus di mana para cadangan telah menyatakan bahwa mereka tidak akan melapor untuk bertugas.

Perwira tinggi tersebut menjelaskan bahwa alasan utama pertama di balik ini adalah pelanggaran kesepakatan pertukaran tawanan, sementara alasan utama kedua adalah undang-undang yang membebaskan orang Yahudi Haredi dari tugas di militer Israel dan “kudeta otoriter”.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaisraelPerang Gazatentara Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Siapakah Syeikh Usamah al-Rifai, Mufti Agung Suriah yang Baru Diangkat?
Tulisan selanjutnya Jutaan Warga Mesir Turun Jalan Menentang Pengusiran Warga Palestina dan Genosida

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?