Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tunisia Tutup Kamp Penampung 20.000 Migran Tak Berdokumen

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 April 2025 15:14 3:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 April 2025 15:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tunisia menutup kamp-kamp tempat penampungan puluhan ribu migran tak berdokumen dari kawasan sub-Sahara Afrika, menyusul maraknya kampanye penolakan keberadaan mereka di media sosial.

Sekitar 20.000 migran mendirikan tenda di lahan-lahan di El Amra dan Jebeniana di bagian timur Tunisia, kata juru bicara Garda Nasional Houcem Eddine Jebabli kepada Jebali hari Jumat (4/4/2025).

Dia mengatakan sekitar 4.000 orang dari berbagai negara sudah meninggalkan salah satu kamp itu yang mulai dibersihkan oleh pihak berwenang. Operasi pembersihan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Sebagian migran telah pergi “menyebar ke berbagai daerah pedesaan,” sementara ibu-ibu hamil dan orang sakit dirawat oleh otoritas kesehatan, imbuhnya.

Keberadaan kamp itu menyulut kemarahan warga lokal di desa-desa sekitar, sehingga menimbulkan ketegangan dengan pihak berwenang.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Jebabli mengatakan penduduk melakukan gugatan hukum karena kebun-kebun zaitun mereka diterobos oleh para migran.

“Adalah tugas kami untuk mengakhiri kekacauan ini,” kata Jebabli.

Presiden Tunisia Kais Saied pada 25 Maret mendesak International Organization for Migration (IOM) untuk mempercepat proses kepulangan sukarela para migran iregular ke negara-negara asal mereka.

Tunisia beberapa tahun terakhir menjadi batu loncatan di kawasan Afrika Utara bagi para migran yang nekat untuk menyeberangi Laut Mediterania dengan harapan mencapai Eropa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kampmigrantunisia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah 15 Poin Fatwa Ulama Muslim Internasional “Wajibnya Jihad Membela Gaza”
Tulisan selanjutnya Gen Z Mulai Tinggalkan Smartphone, Tapi Masih Butuh Google Maps

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Berita
2 September 2026 20:14
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?