Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(VIDEO) Perempuan Muslim Ditangkap di Dagestan karena Mengenakan Niqab

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 April 2025 16:24 4:24 pm
Ahmad
Dipublikasikan 23 April 2025 16:23
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

Hidayatullah.com—Polisi bersenjata telah menangkap seorang perempuan karena mengenakan niqab di jalanan Khasavyurt di Dagestan dan telah menangkap orang-orang yang datang untuk melindunginya.

Menurut statistik pemerintah Rusia, sekitar 95% penduduk Dagestan, sebuah negara bagian di Rusia, telah mengidentifikasi diri sebagai Muslim.

NEW! Dagestani Police Crackdown Against Muslim Women In Niqab

The Dagestani police in the city of Khasavyurt have started to inspect the streets and have detained Muslim women for wearing the #Niqab. Those who came out to protect the women were also detained and taken away.… pic.twitter.com/vya89LVxZT

— DOAM (@doamuslims) April 20, 2025

Penangkapan tersebut dilakukan setelah fatwa yang dikeluarkan tahun lalu oleh Mufti Dagestan, Akhmad Abdulaev, yang mengatakan bahwa ia memberlakukan larangan sementara terhadap niqab setelah adanya permintaan dari Kementerian Kebijakan Kebangsaan dan Urusan Agama Rusia, kutip s2jnews.com.

Larangan tersebut dilakukan setelah serangan teroris serentak yang menargetkan gereja dan sinagog tahun lalu pada tanggal 23 Juni, yang menewaskan 23 orang, di mana beberapa laporan menunjukkan salah satu penyerang berencana melarikan diri dengan mengenakan niqab.

Mufti Ahmad Abdulaev mengatakan larangan tersebut akan tetap berlaku “hingga ancaman yang teridentifikasi dihilangkan dan kesimpulan teologis baru tercapai”.

Baca Juga

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Sangat sedikit wanita di Dagestan yang mengenakan cadar, dan larangan ini, yang diduga bersifat sementara, tampaknya masih berlaku tanpa tanda-tanda akan berakhir.

Di wilayah lain di Rusia tidak ada larangan federal terhadap niqab, dan tempat-tempat yang memiliki pembatasan terhadap pakaian keagamaan dibatasi hanya di universitas dan sekolah, bukan di tempat umum seperti jalan raya dan trotoar.

Niqab tidak dilarang di banyak negara Barat besar yang bangga dengan sistem sekuler mereka, seperti Inggris, AS, dan Spanyol.

Namun, Rusia, yang memiliki jumlah Muslim yang jauh lebih tinggi, dan Dagestan sendiri, yang memiliki jumlah Muslim yang lebih tinggi daripada banyak negara Barat jika digabungkan, tampaknya masih memberlakukan larangan ini, yang merupakan reaksi terhadap sebuah insiden setahun yang lalu.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Akhmad AbdulaevcadarMufti DagestanMuslim Dagestanniqabrusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBNU Desak Evaluasi Sertifikasi Produk Halal terkait Temuan Unsur  Babi
Tulisan selanjutnya Menghidupkan Nilai Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?