Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pengungsi yang Cari Suaka di Gereja Jerman Bertambah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 April 2025 20:31 8:31 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 April 2025 20:31
Bagikan
Pawai menentang kelompok rasis anti-migran Pegida di Cologne, Jerman.
Bagikan

Hidayatullah.com– Semakin banyak pengungsi yang mencari suaka atau perlindungan di gereja-gereja Jerman, terutama mereka yang takut akan dideportasi, kata Gereja Protestan Jerman (EKD) dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan ke Funke Media Group hari Ahad (27/4/2025).

“Jumlah permintaan suaka naik signifikan di banyak tempat sebagai akibat tekanan deportasi yang menguat, dengan jumlah permintaan terkadang lebih dari empat kali lipat,” kata seorang wanita juru bicara EKD kepada kantor berita DPA, mengutip angka dalam laporan gereja-gereja regional di Jerman.

Dietlind Jochims, ketua German Ecumenical Committee on Church Asylum, mencermati adanya peningkatan ketakutan dan keresahan di kalangan orang yang tidak memiliki status pemukim.

Akibatnya, ketakutan akan deportasi mendorong naik permohonan suaka ke gereja, kata Jochims kepada koran di bawah Funke Media Group seperti dilansir DW.

Menurut Kantor Migrasi dan Pengungsi Federal Jerman (BAMF) sebanyak 617 pemohon suaka mendapatkan perlindungan di gereja pada kuartal pertama 2025, banding 604 pada periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Sejak puluhan tahun silam, gereja-gereja di Jerman menawarkan tempat tinggal sementara bagi para pengungsi berdasarkan hak istimewa yang tidak memiliki dasar kuat menurut hukum negara melainkan diberikan berdasarkan tradisi Kristen dan kemanusiaan semata.

Pengungsi yang memperoleh suaka di gereja untuk sementara bisa terlindungi dari ancaman deportasi, sementara kasus suaka mereka terus diupayakan supaya mendapatkan pengakuan secara hukum negara.

Namun, sejak seruan politik untuk menggencarkan deportasi semakin menguat, situasi suaka gereja memburuk.

German Ecumenical Committee on Church Asylum menyaksikan para pengungsi yang mendapatkan suaka gereja semakin banyak yang diancam akan dideportasi.

Meskipun demikian, EKD terus mempertahankan tradisi gereja untuk memberikan perlindungan atau suaka kepada pengungsi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gerejaJermanpengungsisuaka
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menteri Urusan Muslim Singapura: Ras dan Agama Jangan untuk Kepentingan Politik
Tulisan selanjutnya Halal Bi Halal JATII 2025, HNW Ingatkan Sejarah Ulama dan Islam di Negeri Ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?