Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Menag: Jangankan Pernikahan yang Sakral, Pindah Rumah Saja Pakai Ritual Agama

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 September 2014 06:55 6:55 am
Ahmad
Dipublikasikan 13 September 2014 06:47
Bagikan
“Kelompok Tolak Pernikahan Beda Agama” dan elemen masyarakat diterima Menag di Kantor Kementerian Agama
Bagikan

Hidayatullah.com–Semua aspek kehidupan, mulai dari kelahiran sampai kematian, tidak terlepas dari ritual agama. Hal yang sama juga terjadi pada pernikahan.

“Jangankan pernikahan yang sakral, wong pindah rumah saja ada yang pakai ritual. Semua aspek kehidupan kita sejak lahir sampai meninggal penuh dengan religiusitas,”jelas Menteri Agama (Menag) , Lukman Hakim Saifuddin saat menerima kunjungan Yayasan Anak Bangsa Mandiri dan Berdaya, pimpinan Fahira Idris di Kantor Kementerian Agama, Lapangan Banteng Barat, Jakarta, Jumat (12/09) kemarin.

“Sejauh yang saya ketahui, tidak hanya Islam, saya sudah bertanya kepada beberapa tokoh, pastur, pendeta, agamawan Hindu dan Buddha, semua mengatakan bahwa pernikahan itu adalah peristiwa sakral yang tidak bisa dipisah dari konteks agama,” katanya ketika ditemui seusai shalat Jum’at.

Pernyataan Menag ini merupakan hasil diskusinya dengan Fahira Idris yang juga Pengurus MUI Pusat Komisi Pendidikan dan Kaderisasi. Fahira datang bersama beberapa ormas Islam dan para akademisi yang tergabung dalam “Kelompok Tolak Pernikahan Beda Agama” yang datang untuk menemui Menag Lukman Hakim Saifuddin menanggapi  gugatan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) terhadap pasal 2 ayat 1, UU Perkawinan tahun 1974.

Menurut Lukman Hakim, masing-masing agama di Indonesia memiliki tata caranya dalam mengatur tiap fase kehidupan, termasuk perkawinan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut Lukman, semua tokoh lintas agama,  sepakat, pernikahan disebut sah jika pasangan memiliki agama sejenis. Oleh sebab itu, sebagai Menteri Agama, Lukman meminta para penggugat menjadikan fatwa pemuka agama masing-masing sebagai rujukan.

“Jadi sebenarnya, berpulang kepada masing-masing agama. Bagaimana hukum agama itu mengatur perkawinan. Silakan tanya ke MUI, tanya ke PGI, KWI, Walubi dan lainnya,”ucapnya.

Ikut dalam pertemuan itu,  beberapa elemen masyarakat termasuk Indonesia Tanpa JIL (ITJ), Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia, Gerakan Nasional Anti Minuman Keras (GeNAM), beberapa pakar hukum Islam dan alumni Fakultas Hukum UI. Mereka semua menyatakan penolakan atas gugatan UU Perkawinan tersebut.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:beda agamaHAMkomnas HamManeger NasutionMenagMenteri Agamapaham
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Patrialis Persilahkan jika Masyarakat Menilai Hasil Pilpres Inkonstitusional
Tulisan selanjutnya Fahira Serahkan 300 Surat Tertulis Perwakilan Masyarakat Tolak Legalisasi Nikah Beda Agama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?