Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rwanda Mungkin akan Tampung Migran yang Diusir dari Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Mei 2025 14:58 2:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Mei 2025 14:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Rwanda sedang dalam tahap awal pembicaraan untuk menampung para migran yang diusir dari Amerika Serikat, kata Menteri Luar Negeri Rwanda Olivier Nduhungirehe.

“Kami sedang berdiskusi dengan Amerika Serikat,” kata Nduhungirehe dalam wawancara dengan Rwanda TV hari Ahad malam (4/5/2025) seperti dilansir RFI.

“Kami belum sampai pada tahap di mana kami bisa mengatakan bagaimana kelanjutan rencana ini, tetapi pembicaraan masih terus berlanjut … masih pada tahap-tahap awal,” imbuhnya.

Semasa kampanye pilpres, Trump berjanji akan melakukan deportasi sebanyak-banyaknya. Sejauh ini sudah ribuan orang yang dikirim ke El Salvador dan lainnya.

Bulan lalu, AS mendeportasi ke Rwanda seorang pengungsi Iraq yang sejak lama berusaha diekstradisi sebagai tanggapan atas klaim pemerintah Iraq bahwa orang itu bekerja untuk ISIS.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Rwanda beberapa tahun terakhir menempatkan dirinya sebagai negara yang bersedia menampung para migran yang tidak dikendaki keberadaannya oleh negara-negara Barat.

Pemerintah Kigali secara khusus menandatangani perjanjian dengan Inggris pada tahun 2022 untuk menerima ribuan pencari suaka yang ditolak Inggris. Namun, kesepakatan itu akhirnya dibatalkan tahun lalu oleh Perdana Menteri yang baru terpilih saat itu, Keir Starmer. Anggaran deportasi ke Rwanda kemudian dialihkan untuk memperkuat penjagaan perbatasan Inggris.

Negara di kawasan Great Lakes di Afrika ini sering dianggap sebagai negara yang relatif stabil, dibandingkan banyak negara lain di Afrika.

Namun, badan pengungsi PBB (UNHCR) memperingatkan bahwa ada risiko sebagian migran yang dikirim ke Rwanda nantinya justru dikirim kembali ke negara asalnya yang berusaha mereka tinggalkan. Kigali menuduh UNHCR berbohong dan membantah tuduhan tersebut.

Negara Afrika berpenduduk sekitar 13 juta orang ini kerap dikritik oleh kelompok-kelompok HAM atas buruknya catatan mereka dan semakin berkurangnya kebebasan berbicara di sana.

Rwanda juga dituduh terlibat dalam konflik bersenjata di tetangganya Republik Demokratik Kongo, dengan memberikan dukungan kepada kelompok pemberontak M23.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatmigranRwanda
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Abdullah Quilliam: Sang Mualaf, Pendiri Masjid Pertama di Inggris
Tulisan selanjutnya POROZ dan Al Khair Foundation Jalin Kerjasama Sambut Qurban di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?