Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dilabeli Ekstremis Partai Anti-Islam AfD Gugat Intelijen Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Mei 2025 18:58 6:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Mei 2025 18:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Badan intelijen domestik Jerman BfV pekan lalu memasukkan partai sayap kanan AfD yang dikenal anti-Islam ke dalam kelompok ekstremis yang mengancam tatanan demokrasi negara itu. Sekarang partai rasis itu menggugat ke pengadilan.

Partai kanan-jauh Alternative für Deutschland (AfD), hari Senin (5/5/2025), melayangkan gugatan atas keputusan BfV yang memasukkan organisasinya ke dalam kelompok ekstremis, lapor Reuters.

Seorang juru bicara pengadilan administrasi di Cologne mengatakan gugatan itu dan petisi darurat yang berkaitan sudah diajukan oleh AfD. Keduanya akan dikaji setelah BfV sudah memberikan konfirmasi bahwa pihaknya sudah menerima pemberitahuan perihal adanya gugatan tersebut.

Klasifikasi ekstremis yang diumumkan hari Jumat (2/5/2025) itu akan memberikan kewenangan lebih besar kepada aparat hukum untuk memantau aktivitas partai dan anggotanya lebih lanjut, misalnya seperti merekrut informan guna memata-matai kelompok itu dari dalam dan menyadap jalur komunikasi partai.

Laporan BfV setebal 1.100 halaman, yang tidak dirilis ke publik, mendapati bahwa AfD merupakan organisasi yang rasis dan anti-Muslim.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Hal yang mengkhawatirkan, AfD memperoleh suara terbanyak kedua – setelah CDU – dalam pemilihan umum nasional yang digelar pada bulan Februari, hampir 21% dari total suara sah, sehingga menjadikannya sebagai kelompok oposisi terbesar di parlemen Jerman.

Belajar dari pengalaman pahit di masa lampau di mana partai rasis Nazi berjaya, undang-undang politik Jerman sangat menentang ekstremisme guna mengawal demokrasi di negara itu.

Pemerintah baru yang segera terbentuk akan mengupayakan pelarangan atas partai rasis itu, kata Lars Klingbeil, pemimpin partai SPD yang akan bergabung dalam pemerintahan koalisi bersama CDU, pekan lalu.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis baru-baru ini, BfV mengatakan bahwa pihaknya memutuskan untuk mengklasifikasikan seluruh komponen partai itu sebagai ekstremis disebabkan upaya berulang-ulang oleh AfD untuk mengusik tatanan yang bebas dan demokratis di Jerman.

“Sikap partai yang mengusung konsep rakyat berlandaskan etnis tidak sesuai dengan tatanan dasar demokrasi yang bebas,” kata BfV.

Dikatakan pula oleh BfV bahwa AfD tidak memandang warga Jerman yang berlatar belakang migran dari negara-negara mayoritas Muslim setara dengan warga Jerman yang lain.

“Sikap itu tampak nyata dari pernyataan-pernyataan yang bernada xenofobia, anti-minoritas, islamophobia dan anti-Muslim, yang dibuat oleh para petinggi partai,” kata BfV.

Partai AfD mendulang popularitas kurun beberapa tahun terakhir dengan memanfaatkan kekhawatiran masyarakat Jerman terhadap gelombang imigrasi, terutama di saat negara yang selama ini dikenal makmur itu sedang dilanda masalah ekonomi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfDekstremisintelijenJermanrasis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LPPOM MUI Tegaskan Pentingnya Penggilingan Daging Halal
Tulisan selanjutnya Dari 150 Nyawa ke Satu Hidayah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

31 Agustus 2026 17:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?