Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tidak Semua Ilmu Menjamin Keselamatan di Akhirat

Ahmad
Terakhir diupdate: 31 Mei 2025 07:25 7:25 am
Ahmad
Dipublikasikan 28 Mei 2025 10:57
Bagikan
Dr. Syamsuddin Arif, MA
Bagikan

Hidayatullah.com—Pakar filsafat Islam dari Universitas Islam Darussalam (UNIDA) Gontor, Dr. Syamsuddin Arif mengatakan tidak semua ilmu menjamin keselamatan akhirat.

Pernyataan ini disampaikan mengutip salah satu karya monumental Imam Al-Ghazali al-Munqidz minad Dhalâl, yang menyoroti krisis intelektual dan pengalaman pencarian kebenaran sejati Sang Imam.

“Ilmu sebanyak apa pun tidak akan cukup jika tidak disertai taqwa dan pemurnian jiwa,” ujarnya mengutip pernyataan Sang Hujatul Islam tersebut.

Meski menguasai berbagai cabang ilmu, Imam Al-Ghazali justru sempat merasa hatinya kosong, pikirannya kacau, dan jiwanya tidak tenang.

Dalam pemaparannya, ia mengungkap bahwa al-Munqidz minad Dhalâl tidak sekadar autobiografi, tetapi juga karya filosofis yang mendalam, bahkan diduga menginspirasi pemikiran tokoh Barat seperti Rene Descartes.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Kitab tersebut telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa dunia, termasuk Indonesia, Inggris, Jerman, Belanda, hingga Spanyol.

Menurut doktor dari International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTACdi  Malaysia (IIUM) ini, Imam Al-Ghazali mengalami fase “krisis pengetahuan”.

“Bagi Al-Ghazali, hakikat ilmu adalah pengetahuan yang pasti, jelas, tidak mungkin salah, dan menenangkan hati,” ujarnya, mengutip isi kitab tersebut.

Pria yang juga mengambil pascadoktoral di Orientalisches Seminar, Johann Wolfgang Goethe University Frankfurt, Jerman ini juga menegaskan ada empat jalur pencarian kebenaran dijelaskan oleh Al-Ghazali.

Pertama, nalar para ahli kalam, Kedua, filsafat para ilmuwan, ketiga, esoterisme kelompok bathiniyyah, dan terakhir tasawuf para sufi. Dari keempatnya, Al-Ghazali akhirnya memilih jalan tasawuf sebagai jalan keselamatan.

“Imam Al-Ghazali menilai jalan tasawuf sebagai jalan yang memadukan ilmu dan amal, membersihkan hati dari sifat tercela, serta mengosongkan batin dari selain Allah,” jelasnya.

Al-Ghazali sendiri menjalani uzlah (pengasingan diri) selama satu dekade, meninggalkan jabatan dan popularitas demi memurnikan niat dan mendekatkan diri kepada Allah.

Ia menyimpulkan bahwa hanya dengan taqwa dan melawan hawa nafsu, manusia bisa mencapai kebahagiaan akhirat.*/Nabil Abdurrahman (STID M. Natsir)

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:filsafat islamGontorilmuImam Al Ghazalikeselamatan akhiratSyamsuddin ArifUNIDAUniversitas Islam Darussalam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Irlandia akan Boikot dan Larang Perdagangan dengan Perusahaan ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Ehud Barak: Impian Hancurkan Hamas Membahayakan Masa Depan ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Berita
29 Agustus 2026 08:29
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?