Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Politikus Sayap Kanan Moshe Feiglin Serukan Pembasmian Total Anak-anak Gaza

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Juli 2025 09:23 9:23 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Juli 2025 06:45
Bagikan
Mantan anggota parlemen ‘Israel’ dari kalangan sayap kanan, Moshe Feiglin meminta anak anak Gaza dihabisin dan dibunuh
Bagikan

Hidayatullah.com– Mantan anggota parlemen ‘Israel’ dari kalangan sayap kanan, Moshe Feiglin, membuat pernyataan mengejutkan dan mengundang kecaman internasional dalam sebuah wawancara dengan Channel 14. Ia menegaskan bahwa setiap anak dan bayi di Gaza adalah musuh, dan menyerukan agar Gaza diduduki serta “diselesaikan” tanpa menyisakan satu pun anak-anak.

“Every child, every baby in Gaza is an enemy.”

Former Israeli Knesset member, Moshe Feiglin, in an interview with Channel 14, said that Gaza should be both occupied and settled, asserting that “not a single child should remain” in the besieged enclave pic.twitter.com/MfhaPgU8bB

— Middle East Eye (@MiddleEastEye) May 21, 2025

Dalam tayangan yang viral pada Rabu (10/7/2024), mantan anggota Knesset itu bersikukuh bahwa “Gaza harus dikosongkan dari populasi saat ini”, termasuk anak-anak, karena ia meyakini mereka akan tumbuh menjadi “teroris”.

“Tidak ada warga sipil di Gaza. Setiap bayi yang lahir di sana adalah musuh masa depan ‘Israel’,” ujarnya.

“Musuhnya bukan Hamas. Setiap anak, setiap bayi di Gaza adalah musuh. Kita perlu menaklukkan Gaza dan membangunnya, dan tidak akan ada satu pun anak Gaza yang tersisa di sana. Tidak ada kemenangan lain,” ujar Feiglin dikutip Anadolu Agency (AA), yang juga mendesak pemerintah penjajah untuk “menyelesaikan masalah Gaza sekali dan selamanya” dengan kekuatan militer penuh.

Pernyataan ini memicu kecaman global di tengah laporan PBB yang menyebut 14.000 bayi di Gaza terancam meninggal dalam 48 jam akibat blokade total ‘Israel’.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Wakil Sekjen PBB Tom Fletcher menyatakan ‘Israel’ hanya mengizinkan lima truk bantuan pada 19 Mei, menyebabkan bayi-bayi dan ibu-ibu di Gaza terancam kelaparan dan kematian akibat malanutrisi.

Pernyataan mendapat sorotan luas dari media global membenarkan aksi genosida rezim penjajah.

NDTV (India) menyebut pernyataan Feiglin sebagai “pernyataan mengejutkan”, mengutip kata-katanya bahwa “setiap bayi yang lahir di Gaza adalah musuh ‘Israel’”, dan menegaskan bahwa ia menyerukan penjajahan hingga tak tersisa satu pun anak Gaza

Media Turki TRT Haber menyebut Feiglin sebagai “politikus sayap kanan ‘Israel’” yang melontarkan “skandal pernyataan”.

Pernyataan tersebut muncul di tengah eskalasi militer ‘Israel’ terhadap Jalur Gaza sejak Oktober 2023 yang telah menyebabkan puluhan ribu  warga sipil  Gaza –mayoritas anak-anak dan perempuan—telah gugur akibat genosida.

Menurut Menteri Kesehatan Palestina, lebih dari 53.000 warga Palestina tewas, dan 121.950 terluka.

Blokade kemanusiaan yang berlangsung lebih dari 75 hari menyebabkan kelangkaan makanan, air, dan obat-obatan. Meski sempat diperbolehkan lima truk bantuan masuk pada 19 Mei, jumlah ini jauh dari kebutuhan minimum 500 truk per hari untuk mencegah kelaparan massal

Laman The Guardian dalam komentarnya menyebut hal ini sebagai bagian dari “pro-genocide propaganda” yang semakin sering muncul di saluran-saluran seperti Channel 14, dan menganggapnya sebagai “kampanye terencana untuk mendiskreditkan warga Palestina sebagai teroris yang tak pantas hidup”

Media Inggris lainnya menyatakan bahwa pernyataan ini memperburuk isolasi diplomatik ‘Israel’, terutama di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang kejahatan perang dan pelanggaran HAM.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak penjajah ‘Israel’ atau Channel 14 atas pernyataan Feiglin. Namun, organisasi hak asasi di ‘Israel’ telah mengajukan permintaan agar sekitar 50 pernyataan pro-genosida yang mengudara di Channel 14 diselidiki oleh otoritas hukum atas dugaan pelanggaran hukum internasional.

Feiglin, pendiri partai Ze’ut yang anti-Perdamaian Oslo, lama dikenal dengan pandangan rasis. Pada 2023, ia menyerukan “pengusiran paksa warga Gaza ke Sinai”.

Pakar dari International Crisis Group menilai pernyataannya mencerminkan “arus utama politik ‘Israel’ yang semakin dehumanisasi Palestina”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak gazabayi gazagenosida GazaHeadlineMoshe Feiglinparlemen Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Larangan Penggunaan Ponsel di Sekolah Belanda Tingkatkan Fokus Siswa
Tulisan selanjutnya Aksi Pro-Palestina Pecah di Pesta San Fermín Pamplona, Aktivis Kecam Penjahahan ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?