Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kecam Serangan ‘Israel’ di Suwayda, Negara Arab Ramai-Ramai Bela Suriah

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 16 Juli 2025 16:56 4:56 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 16 Juli 2025 17:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Pasukan penjajah ‘Israel’ kembali melancarkan serangan udara di Suwayda, Suriah selatan, di tengah kembali memanaskan konflik di wilayah mayoritas Druze itu.

Intervensi ‘Israel’ terhadap masalah internal Suriah ini terjadi hanya beberapa jam setelah pemerintah Suriah mengumumkan gencatan senjata dan pemberlakuan jam malam di wilayah tersebut.

Kementerian Dalam Negeri Suriah mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa bahwa kelompok bersenjata telah melanjutkan serangan terhadap pasukan pemerintah Suriah dengan dukungan dari Angkatan Udara ‘Israel’.

‘Israel’ berdalih serangannya di wilayah selatan Suriah yang berbatasan dengan ‘Israel’ bertujuan untuk melindungi kelompok minoritas agama Druze, yang dianggapnya sebagai sekutu potensial.

Dalam sebuah pernyataan yang dibagikan di media sosial, Menteri Urusan Diaspora ‘Israel’, Amichai Chikli, mengatakan bahwa Israel tidak bisa “berdiam diri” sementara Druze terlibat dalam pertempuran.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

“Kami menyaksikan pembantaian dan penghinaan terhadap Druze, dan kami harus melawan rezim terorisme di Suriah,” kata Chikli, seraya mengklaim bahwa mengakui Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa sebagai “pemimpin sah” negara tersebut adalah “kesalahan besar”.

Pertempuran antara suku Badui dan pejuang Druze setempat dilaporkan telah menewaskan lebih dari 30 orang dan melukai lebih dari 100 orang sejak Ahad di Suwayda. Faksi bersenjata Badui dan Druze telah lama bermusuhan di Suwayda, dengan kekerasan yang terkadang meletus.

Tindakan ‘Israel’ ini lantas memicu kecaman dari negara-negara Arab yang mulai kembali menjalin hubungan dengan pemerintahan Suriah yang dipimpin Ahmad Al-Sharaa.

Qatar

Menteri Luar Negeri Qatar, Dr. Mohammed bin Abdulaziz Al-Khalifi, menyampaikan kecaman negaranya atas agresi ‘Israel’ terhadap kota Suwayda, sebagai pelanggaran nyata terhadap kedaulatan Suriah, prinsip-prinsip hukum internasional, dan Piagam PBB, serta ancaman serius terhadap keamanan kawasan.

Dalam pernyataan kepada Kantor Berita Qatar (QNA) pada Selasa, Al-Khalifi menegaskan dukungan penuh Qatar terhadap kedaulatan, kemerdekaan, integritas wilayah Suriah, dan aspirasi rakyatnya untuk hidup bermartabat.

Ia mengatakan: “Qatar mengikuti perkembangan di kota Suwayda di selatan Suriah dengan penuh keprihatinan, berdasarkan keyakinan kuat bahwa keamanan Suriah merupakan bagian integral dari keamanan kawasan.”

Bahrain

Kerajaan Bahrain menyambut baik pengumuman gencatan senjata oleh pemerintah Republik Arab Suriah di provinsi selatan Sweida.

Dalam pernyataan yang dikutip oleh Kantor Berita Bahrain (BNA), Kementerian Luar Negeri Bahrain menekankan bahwa pengumuman tersebut berkontribusi pada peningkatan keamanan dan stabilitas serta pemeliharaan perdamaian sipil.

Kementerian tersebut menegaskan kembali posisi tegas Kerajaan Bahrain dalam mendukung keamanan dan stabilitas Suriah, menjaga kedaulatan, persatuan, dan integritas wilayahnya, serta memenuhi aspirasi rakyatnya menuju perdamaian dan pembangunan berkelanjutan.

Arab Saudi

Kementerian Luar Negeri Saudi menyatakan dalam sebuah pernyataan: “Kerajaan Arab Saudi telah memantau perkembangan di Republik Arab Suriah, menyatakan kepuasannya atas langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah Suriah untuk mencapai keamanan dan stabilitas, menjaga perdamaian sipil, dan mencapai kedaulatan negara Suriah beserta lembaga-lembaganya atas seluruh wilayah Suriah guna menjaga persatuan dan keamanan negara Suriah serta memenuhi aspirasi rakyat Suriah.”

“Kerajaan mengutuk agresi Israel yang terus-menerus dan terang-terangan terhadap wilayah Suriah, campur tangan dalam urusan dalam negeri Suriah, dan gangguan terhadap keamanan dan stabilitasnya yang merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan perjanjian pelepasan diri tahun 1974 antara Suriah dan Israel,” tambah kementerian tersebut.

“Kerajaan menegaskan kembali seruannya kepada masyarakat internasional untuk mendukung Republik Arab Suriah, mendukungnya saat ini, dan menentang agresi dan pelanggaran Israel terhadap Suriah.”

Yordania

Dikutip kantor berita Yordania, Petra, jubir Kementerian Urusan Luar Negeri dan Ekspatriat Sufyan Al-Qudah mengutuk agresi ‘Israel’ terhadap Republik Arab Suriah sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan eskalasi berbahaya yang menargetkan stabilitas, kedaulatan, dan keamanan Suriah.

Sufyan menegaskan kembali solidaritas negaranya dengan Suriah dan mendesak ‘Israel’ segera menghentikan serangannya.

Kuwait

Dalam pernyataan yang diunggah di X, Kemenlu Kuwait dengan keras mengecam agresi terang-terangan ‘Israel’ di wilayah Suriah yang disebutnya “kelanjutan dari serangkaian pelanggaran hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa”.

Kuwait juga mendesak masyarakat internasional dan Dewan Keamanan PBB untuk mengakhiri pelanggaran ‘Israel’ tersebut demi menjaga keamanan di wilayah Timur Tengah.

Liga Muslim Dunia

Liga Muslim Dunia (MLW) menegaskan kembali solidaritas penuh dengan pemerintah dan rakyat Suriah terhadap segala ancaman terhadap keamanan, stabilitas, dan kedaulatannya dalam menghadapi upaya-upaya untuk memecah belah dan mencampuri urusan dalam negerinya.

Dalam pernyataan yang dipublikasikan pada hari Selasa di akun resminya di X, Liga Muslim Dunia menyatakan “dukungannya terhadap upaya pemerintah Suriah dalam melindungi rakyat Suriah beserta seluruh konstituennya, memelihara perdamaian sipil, dan menegakkan supremasi hukum di negara tersebut”.

Liga Muslim Dunia mengecam agresi pendudukan ‘Israel’ di wilayah Suriah dan pelanggaran berkelanjutan yang dilakukannya terhadap semua hukum dan norma internasional yang relevan.

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ArabDruzeisraelsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masjid Ibrahimi di bawah kewenangan Israel ‘Israel’ Kuasai Pengelolaan Masjid Ibrahimi, Tak Lagi Dikelola Palestina
Tulisan selanjutnya Mantan Presiden Nigeria Muhammadu Buhari Dimakamkan di Kampung Halaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?