Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Orang Prancis Tidak Semangat Punya Anak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Juli 2025 12:00 12:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Juli 2025 12:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kurun 20 tahun terakhir keinginan untuk memiliki anak menurun tajam di Prancis, menurut hasil studi yang dipublikasikan oleh Institut national d’études démographiques (Ined) pekan lalu, dan tingkat kelahirannya merupakan yang terendah sejak akhir Perang Dunia Kedua.

“Orang sekarang lebih menyukai keluarga kecil, dan angka kelahiran kemungkinan akan terus menurun,” kata Milan Bouchet-Valat, seorang sosiolog dan salah satu penulis laporan hasil studi itu, kepada AFP Sabtu (19/7/2025).

Menggunakan data dari dua survei nasional tahun 2005 dan 2024, studi itu mengungkap tren di masyarakat yaitu generasi muda cenderung ingin memiliki lebih sedikit anak dibandingkan generasi di atas mereka.

Di kalangan wanita usia di bawah 30, rata-rata jumlah anak yang diinginkan menurun dari 2,5 menjadi 1,9 dalam 20 tahun terakhir.

Keluarga dengan jumlah anggota banyak tidak lagi diminati, hanya 29 persen orang Prancis yang menganggap tiga anak atau lebih adalah jumlah yang ideal. Padahal di tahun 1998 sebanyak 50 persen orang Prancis memiliki anak 3 atau lebih.

Baca Juga

Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online

Jumlah anak ideal per keluarga sekarang 2,3 menurut kebanyakan orang, bandingkan dengan 2,7 pada tahun 1998.

Dua anak masih dianggap normal, di mana sekitar 65 persen orang berusia 18-49 tahun sekarang menganggapnya sebagai jumlah ideal, tetapi sekarang itu dipandang sebagai jumlah maksimum dan bukan minimum.

Kebanyakan orang di kelompok usia 18-29 tahun berkeinginan untuk memiliki satu anak saja atau tidak sama sekali. Hanya 10 persen lelaki muda di usia itu yang ingin memiliki tiga anak, sementara di kalangan perempuan hanya 16 persen. Sedangkan di kelompok usia itu yang ingin memiliki hanya satu anak mencakup 20 persen pria dan 14 persen wanita.

Rendahnya keinginan untuk memiliki anak ini tercermin pada angka kelahiran di Prancis, yang pada tahun lalu mencapai angka terendah sejak 1945 dengan 663.000 kelahiran.

Antara 2014 dan 2024 fertilitas menurun dari dua menjadi 1,6 anak per wanita – meskipun masih dinatas rata-rata Uni Eropa 1,4.

Konsep egalitarian dalam peran pria dan wanita diduga menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya keinginan untuk memiliki anak terutama di kalangan lelaki. Faktor ini tidak ada dalam survei tahun 2005. Lelaki dengan pandangan tradisional tentang peran pria dalam keluarga cenderung berkeinginan memiliki anak lebih banyak.

Sebanyak 35 persen responden yang mengaku khawatir tentang “keadaan generasi masa depan” dalam hal krisis Iklim, masa depan demokrasi dan prospek ekonomi, menginginkan anak lebih sedikit dibanding responden lain. Hampir setengah dari responden berusia 25-39 tahun mengaku “sangat khawatir” dengan keadaan generasi di masa mendatang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sopir Truk Meksiko Belajar Bahasa Inggris supaya Memenuhi Ketentuan Amerika Serikat
Tulisan selanjutnya Rakyat Suriah Turun Jalan Dukung Gaza dan Serukan Jihad Lawan ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

Berita
26 September 2026 17:18
Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
PBB Identifikasi 214 Perusahaan Berkaitan dengan Pemukiman Ilegal Yahudi Israel
Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi

Terbaru

  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

27 September 2026 09:31
Berita

Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang

27 September 2026 09:26
Berita

Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

27 September 2026 08:42
Garda Revolusi Pembajakan Pesawat
Berita

Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran

27 September 2026 07:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?