Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pewaris Samsung Lee Jae-yong Dibebaskan dari Dakwaan Pidana Keuangan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Juli 2025 15:13 3:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Juli 2025 15:13
Bagikan
Pewaris kerajaan bisnis Samsung Lee Ja-yong menutupi borgol di tangannya.
Bagikan

Hidayatullah.com– Lee Jae-yong, pewaris dan chairman Samsung Electronics, dibebaskan dari dakwaan pidana keuangan oleh Mahkamah Agung, terkait merger tahun 2015 perusahaan afiliasi Samsung yang memperkuat kontrolnya terhadap perusahaan raksasa itu.

Pada 2024, Pengadilan Distrik Seoul Tengah membebaskan Lee dari sejumlah dakwaan seperti manipulasi harga saham dan manipulasi akuntansi, dengan menyatakan bahwa jaksa penuntut gagal membuktikan bahwa merger sejumlah perusahaan yang dilakukan melanggar hukum dan bertujuan memperkuat cengkraman Lee terhadap Samsung.

Pada bulan Februari tahun ini, Pengadilan Tinggi Seoul mengukuhkan keputusan tersebut, dan akhirnya pada hari Kamis (17/7/2025) Mahkamah Agung juga sepakat dengan keputusan pengadilan di bawahnya. Keputusan MA tersebut sudah final dan tidak bisa digugat lagi, lansir Associated Press.

Lee, generasi ketiga pewaris Samsung yang resmi diangkat sebagai chairman Samsung Electronics pada 2022, sudah memimpin grup perusahaan kebanggaan Korea Selatan itu sejak 2014, ketika ayahnya Lee Kun-hee mengalami serangan jantung. Ayahnya meninggal dunia pada 2020.

Lee Jae-yong sempat merasakan dinginnya sel penjara selama 18 bulan setelah dinyatakan bersalah pada 2017 dalam dakwaan suap terpisah dari kasus merger 2015. Dia aslinya dihukum penjara 5 tahun karena menawarkan suap ke presiden Korea Selatan kala itu Park Geun-hye dan seorang wanita orang kepercayaan presiden untuk mendapatkan dukungan pemerintah soal merger perusahaannya. Pada 2021 dia mendapatkan pembebasan dini dan diberikan pengampunan pada 2022 oleh presiden kala itu Yoon Suk-yeol.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Sebagian pemegang saham perusahaan menolak merger 2015, dengan alasan menguntungkan keluarga Lee sebagai pemegang saham mayoritas dan merugikan para pemegang saham minoritas.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Korea SelatanSamsung
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dukung Palestine Action Polisi Inggris Tangkap 55 Demonstran di Parlemen
Tulisan selanjutnya Zakir Naik: Umat Islam Harus Serius Berdakwah Lewat Media Berkualitas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?