Hidayatullah.com – Truk yang mengangkut bantuan kemanusiaan kembali bergerak dari Mesir menuju Gaza untuk ketiga harinya, menurut laporan media setempat pada Selasa (29/07/2025).
Media Mesir Al-Qahera melaporkan sejumlah truk pengangkut makanan pokok, kebutuhan medis dan bantuan lainnya pada hari ini nampak menyeberang ke Gaza melalui perbatasan Rafah yang dikuasai Mesir.
Mesir menyediakan hampir 80% dari seluruh bantuan kemanusiaan yang saat ini bergerak menuju Gaza, kata penyiar tersebut.
Sehari sebelumnya, sejumlah truk bantuan memasuki Jalur Gaza melalui perbatasan Rafah dengan Mesir, karena krisis kelaparan yang disebabkan oleh blokade ‘Israel’ yang menyesakkan terus meluas di daerah kantong Palestina tersebut.
Otoritas Palestina mengatakan Gaza membutuhkan 600 truk bantuan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan 2,4 juta penduduk wilayah tersebut.
Entitas zionis ‘Israel’ telah memblokade Gaza selama 18 tahun dan, sejak 2 Maret, telah menutup semua penyeberangan, menghalangi masuknya konvoi bantuan, dan mengabaikan seruan internasional untuk membukanya kembali. Distribusi bantuan oleh Yayasan Kemanusiaan Gaza yang kontroversial dimulai pada akhir Mei.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, setidaknya 147 orang telah kehilangan nyawanya karena kelaparan buatan ‘Israel’ sejak Oktober 2023, termasuk 88 anak-anak.
Menolak seruan internasional untuk gencatan senjata, tentara penjajah ‘Israel’ telah melancarkan serangan brutal di Gaza sejak 7 Oktober 2023, membunuh hampir 60.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak.*




