Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Berpura-pura Muslim, Pria Ini Ancam Penumpang di Penerbangan EasyJet

Ahmad
Terakhir diupdate: 31 Juli 2025 14:24 2:24 pm
Ahmad
Dipublikasikan 31 Juli 2025 15:20
Bagikan
Devdas Nayak pria india ini berpura pura Muslim menakuti penumpang pesawat
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah penerbangan EasyJet dari London Luton menuju Glasgow mengalami insiden yang menegangkan ketika seorang penumpang pria, . Insiden tersebut terjadi pada dini hari Kamis, 31 Juli 2025, dan memaksa aparat keamanan untuk segera bertindak setibanya pesawat di Glasgow.

ये मुस्लिम नहीं है, उसका नाम Abhay Devdas Nayak है….

इस झूठ का पर्दाफाश करें और सच्चाई साझा करें… pic.twitter.com/cTKe5c8JJs

— SR LIVE (@roysudipta385) July 29, 2025

Menurut laporan awal dari Sky News, Devdas Nayak, seorang warga negara India, dilaporkan mulai bertingkah aneh beberapa saat setelah pesawat lepas landas. Saksi mata di dalam pesawat, seperti yang diwawancarai oleh BBC News, menyatakan bahwa Nayak mulai mengucapkan frasa-frasa dalam bahasa yang tidak dikenal, yang kemudian diidentifikasi sebagai bahasa Arab, dan secara eksplisit mengaku sebagai seorang Muslim. Ia kemudian dilaporkan membuat gestur yang mengancam dan menyatakan bahwa ia memiliki “sesuatu yang akan meledak.”

“Orang itu tiba-tiba saja berdiri dan mulai berteriak-teriak,” ujar seorang penumpang kepada reporter BBC News setibanya di Glasgow. “Dia bilang dia seorang Muslim dan dia akan meledakkan pesawat. Kami semua sangat ketakutan.”

Awak kabin EasyJet segera merespons insiden tersebut dengan sigap. Mereka berusaha menenangkan Nayak dan melaporkan kejadian tersebut kepada pilot. Sesuai prosedur keamanan penerbangan, pilot segera memberitahukan menara kontrol lalu lintas udara di Glasgow tentang situasi darurat tersebut.

Setibanya pesawat di Bandara Internasional Glasgow, sejumlah besar petugas Kepolisian Skotlandia sudah menunggu di landasan. Gambar dan video yang beredar di media sosial, dan kemudian dimuat oleh The Guardian, menunjukkan Nayak digiring keluar dari pesawat dengan tangan diborgol oleh beberapa petugas.

Baca Juga

Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian

Penumpang lainnya dievakuasi secara teratur dan menjalani pemeriksaan keamanan tambahan sebagai langkah pencegahan.

Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis beberapa jam setelah insiden tersebut, Kepolisian Skotlandia mengonfirmasi penangkapan Devdas Nayak atas tuduhan pelanggaran perdamaian dan ancaman teror.

“Seorang pria berusia 47 tahun telah ditangkap sehubungan dengan insiden di dalam pesawat EasyJet yang tiba di Bandara Internasional Glasgow pagi ini,” bunyi pernyataan tersebut. “Tidak ada indikasi kredibel mengenai ancaman yang sebenarnya terhadap keselamatan penerbangan, namun perilaku individu tersebut menyebabkan kekhawatiran yang signifikan di antara penumpang dan awak.”

Juru bicara EasyJet, dalam sebuah tanggapan kepada Sky News, menyatakan bahwa keselamatan penumpang dan awak adalah prioritas utama mereka.

“Kami dapat mengonfirmasi bahwa penerbangan EZYXXX dari London Luton ke Glasgow mengalami insiden dengan seorang penumpang yang mengganggu. Awak kami bertindak cepat dan profesional sesuai dengan prosedur keamanan kami. Kami bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang dalam penyelidikan mereka,” ujar juru bicara tersebut.

Motif Nayak melakukan tindakan tersebut masih dalam penyelidikan. Aparat keamanan belum memberikan detail lebih lanjut mengenai apakah ada masalah kesehatan mental yang mendasari perilakunya atau apakah ada motif lain di balik ancaman yang ia keluarkan.

Pihak berwenang juga sedang memeriksa latar belakang Nayak dan apakah ia memiliki catatan kriminal sebelumnya.

Insiden ini menyoroti kembali tantangan keamanan dalam penerbangan komersial dan respons cepat yang diperlukan dari awak kabin dan aparat keamanan.

Meskipun terbukti sebagai ancaman palsu, insiden ini jelas meninggalkan trauma bagi banyak penumpang yang berada dalam penerbangan tersebut, mengingatkan mereka akan pentingnya kewaspadaan dalam perjalanan udara. Nayak dijadwalkan akan dihadapkan ke pengadilan untuk menghadapi dakwaan yang diajukan kepadanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Devdas NayakGlasgowHeadlinepenerbangan EasyJetpria India
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masyarakat Disalahkan Sepihak, MUI Sumbar Desak Pemerintah Ungkap Pemicu Pembubaran Rumah Doa
Tulisan selanjutnya Warga Palestina di Gaza yang kelaparan Komite Darurat Gaza Kecam Pernyataan Mesir Terkait Bantuan dan Evakuasi Medis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer

Berita
1 November 2026 16:49
LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir
Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir

Terbaru

  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
  • Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian
  • LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar

31 Oktober 2026 17:26
Berita

Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika

31 Oktober 2026 16:32
Berita

Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action

31 Oktober 2026 10:09
Berita

Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi

31 Oktober 2026 09:40
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?