Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hanya 37 Persen Orangtua Singapura yang Bisa Mengatur Penggunaan Perangkat Digital Anaknya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 September 2025 16:45 4:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 September 2025 16:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Hasil survei yang dilakukan pemerintah Singapura mengungkap bahwa hanya 37 persen orangtua di negara itu yang merasa yakin dapat membimbing anak-anaknya tentang penggunaan perangkat digital.

Kementerian Informasi dan Pembangunan Digital (MDDI) mengatakan mayoritas orangtua merasa kewalahan dalam mengatur penggunaan perangkat digital anak mereka. Alasannya beragam, mulai dari tidak punya waktu, anak susah diatur, kemudahan menerobos kontrol orangtua yang terdapat pada perangkat, serta terbatasnya pengetahuan mereka tentang alat monitoring, lapor Malay Mail.

Survei yang dilakukan pada bulan Februari dengan 1.986 orangtua sebagai responden itu hasilnya dirilis pada hari Jumat (12/9/2025). Survei menunjukkan hampir semua responden mengaku khawatir tentang risiko online. Terpapar konten yang tidak layak atau tidak senonoh merupakan kekhawatiran terbesar orangtua, disusul oleh interaksi dengan orang asing dan perundungan siber.

Sembilan dari 10 orangtua mengatakan bahwa mereka sudah mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan penggunaan perangkat digital oleh anak, seperti pembatasan waktu penggunaan atau pembatasan konten tertentu.

Sejumlah temuan dari survei itu menyoroti kekhawatiran yang meluas perihal dampak teknologi terhadap kalangan muda Singapura.

Baca Juga

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Dalam pidato National Day Rally bulan lalu, Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong mengatakan bahwa sulit bagi orangtua untuk membuat batasan, atau bahkan untuk mengetahui apa yang dilakukan anak saat online.

Dia mendesak supaya Singapura menyeimbangkan antara melindungi anak dari bahaya online dan memberikan manfaat dari penggunaan perangkat digital.

Hasil survei menunjukkan bahwa perangkat digital sudah menjadi bagian dari kehidupan anak-anak di Singapura.

Lebih dari setengah orangtua yang memiliki anak berusia 2-4 tahun mengatakan bahwa anak mereka sudah menggunakan perangkat digital, kebanyakan sejak usia 3 tahun. Parahnya, banyak dari mereka melebihi batas waktu penggunaan yang disarankan dalam panduan yang dirilis Kementerian Kesehatan. Sebanyak 81 persen anak usia pra-sekolah menggunakan gawai melebihi batas anjuran harian pada akhir pekan.

Sekitar 59 persen responden mengatakan mereka membutuhkan dukungan dari pemerintah, baik melalui regulasi yang lebih ketat maupun pedoman digital yang lebih jelas.

MDDI mengatakan sebuah komisi keselamatan online akan dibentuk pada 2026, disertai sejumlah regulasi baru tentang layanan media sosial pemeriksaan usia pengguna dan pemblokiran konten yang dianggap berbahaya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:digitalsingapura
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Trump Desak Anggota NATO Berhenti Membeli Minyak Rusia
Tulisan selanjutnya Lama Dinanti, Sekolah Pemikiran Islam Kini Hadir di Kota Hujan Lama Dinanti, Sekolah Pemikiran Islam Kini Hadir di Kota Hujan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?