Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Prancis Resmi Akui Palestina, Tapi Masih Larang Benderanya

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 23 September 2025 09:56 9:56 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 23 September 2025 10:00
Bagikan
Bendera Prancis dan Palestina
Bagikan

Hidayatullah.com – Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan pada hari Senin bahwa negaranya secara resmi mengakui negara Palestina, menurut laporan Anadolu.

Daftar isi
  • Masih larang bendera Palestina
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Saya menyatakan bahwa hari ini Prancis mengakui negara Palestina,” kata Macron pada konferensi internasional tentang Palestina di New York menjelang dimulainya Sidang Umum PBB pada Senin (22/09/2025) waktu setempat.

Pengakuan terhadap negara Palestina, tidak semata-mata karena ia mendukung perjuangannya. Namun, karena itu “satu-satunya solusi yang akan memungkinkan Israel hidup damai.”

Macron mengatakan pengakuan Prancis “merupakan kekalahan bagi Hamas, sama seperti bagi semua pihak yang mengobarkan antisemitisme, memelihara obsesi anti-Zionis, dan yang menginginkan penghancuran negara Israel.”

I declare that today, France recognizes the State of Palestine. pic.twitter.com/8kg6xukuO0

— Emmanuel Macron (@EmmanuelMacron) September 22, 2025

Ia berterima kasih kepada negara-negara lain yang juga baru-baru ini mengumumkan pengakuan, termasuk Andorra, Australia, Belgia, Kanada, Luksemburg, Malta, Monako, Portugal, Inggris Raya, dan San Marino.

Baca Juga

Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran

Pengakuan ini “membuka jalan bagi negosiasi yang bermanfaat, (dan) bermanfaat bagi Israel dan Palestina” yang berupaya mencapai “rencana perdamaian dan keamanan untuk semua,” tambah Macron.

Konferensi tingkat tinggi (KTT) yang membahas Palestina dan solusi dua negara, yang diketuai bersama oleh Prancis dan Arab Saudi, ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan serupa yang diadakan pada bulan Juli.

Sejak 7 Oktober 2023, penjajah ‘Israel’ telah membunuh lebih dari 65.000 warga Palestina di Gaza, sebagian besar perempuan dan anak-anak.

Masih larang bendera Palestina

Prancis melarang pengibaran bendera Palestina di bangunan pemerintah, termasuk di balai kota dan bangunan publik lainnya, menurut Kementerian Dalam Negeri Prancis. Meski begitu, sedikitnya 21 dari 34.875 balai kota di seluruh Prancis mengibarkan bendera Palestina, menentang larangan tersebut.

Kota-kota tempat bendera dikibarkan antara lain Nantes, Stains, dan Saint-Denis. Sejumlah kota lain dilaporkan mengambil langkah yang sama sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan Palestina.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bendera PalestinaHeadlinenegara palestinaPrancissolusi dua negara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Kerahkan Pasukan Perdamaian di Gaza
Tulisan selanjutnya Pasukan Keamanan Palestina di Jalur Gaza Bersekongkol dengan Penjajah ‘Israel’, 3 Anggota Geng Abu Shabab Dieksekusi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Pria Iraq ditangkap usai mendoakan kehancuran Israel dan kemenangan Palestina di Kabah saat umrah
Berita

Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara

Berita
21 September 2026 20:11
LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
Hujan Deras Merendam Bangkok
Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab
Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang

Terbaru

  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah
  • Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
  • Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council
  • Hujan Deras Merendam Bangkok
  • Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

27 September 2026 05:06
Berita

Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

26 September 2026 17:18
Berita

Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council

26 September 2026 17:14
Berita

Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi

26 September 2026 16:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?