Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Untuk Kesekian Kalinya, Istri Netanyahu Dituduh Aniaya ART

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 10 Agustus 2026 13:54 1:54 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 10 Agustus 2026 16:00
Bagikan
Bekas Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama isterinya Sara
Bagikan

Hidayatullah.com – Istri Perdana Menteri ‘Israel’, Sara Netanyahu dituduh menganiaya asisten rumah tangganya. Tuduhan perlakuan buruk istri Benjamin Netanyahu terhadap pekerja ini menjadi yang kesekian kalinya.

Kali ini dialami oleh ART bernama Yehiel Ohav Ami, 61 tahun, yang telah yang bekerja di kediaman perdana menteri selama setahun terakhir.

Melansir Yedioth Ahronoth pada Ahad (09/08/2026), Ami mengaku dirinya “diteriaki, dihina, dan dipermalukan” selama bekerja di sana. Di lain waktu, Sara Netanyahu bahkan pernah mendoakan agar ia terkena kanker dan cepat mati.

Surat kabar berbahasa Ibrani mengatakan telah memeriksa puluhan kesaksian dan gugatan yang diajukan mantan karyawan di kediaman perdana menteri selama 25 tahun belakangan. Mereka mengungkapkan telah mengalami tindakan penganiayaan mulai dari pelecehan verbal, penghinaan dan beban kerja yang berlebihan.

Sementara pengacara Sara menyangkal tuduhan tersebut. Ia menyebutnya sebagai “upaya pemerasan uang negara dengan mencemarkan nama baik istri perdana menteri.”

Baca Juga

Dari Kaltim ke Maroko, Dua Hafidz Ini Wakili Indonesia di MTQ Internasional
Suriah akan Ubah Pangkalan Militer Rusia Jadi Pusat Pelatihan Bersama
Gandeng ICMI dan BRIN, Pemprov Maluku Tegaskan Pentingnya Kebijakan Berbasis Riset
Genosida ‘Israel’ Sebabkan Ribuan Muslimah Gaza Keguguran
Sita Kontainer Tujuan ‘Israel’, Malaysia Tegaskan Larangan Berhubungan dengan Zionis

Yedioth Ahronot juga mengangkat kembali kasus Meni Naftali, mantan manajer rumah dinas perdana menteri yang menggugat Netanyahu.

Pada Februari 2016, Pengadilan Tenaga Kerja Regional Yerusalem memberikan kompensasi kepada Naftali sebesar 170.000 shekel (Rp1 miliar), dengan alasan bahwa ia telah mengalami kondisi kerja yang tidak adil di kediaman tersebut sebagai akibat dari perilaku Sara Netanyahu terhadap para karyawan.

Putusan tersebut dikeluarkan terhadap negara dan pihak lain dalam gugatan tersebut, bukan terhadap Sara secara pribadi.

Dalam kasus lain, pekerja pemeliharaan Guy Eliyahu menerima kompensasi pada tahun 2016 setelah pengadilan mengabulkan sebagian besar klaimnya bahwa ia telah bekerja di lingkungan yang ditandai dengan rasa takut, teriakan, teguran, dan penghinaan.

Eliyahu mengatakan bahwa ia pernah dipaksa pulang setelah tengah malam hanya untuk menghangatkan semangkuk sup untuk Sara Netanyahu. Pada kesempatan lain, ia mengatakan bahwa ia harus kembali untuk mengucapkan “Selamat malam” kepadanya. Ia juga mengatakan bahwa ia terkadang bekerja hingga 19 jam sehari.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin NetanyahuisraelpenganiayaanSara Netanyahu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Suriah akan Ubah Pangkalan Militer Rusia Jadi Pusat Pelatihan Bersama
Tulisan selanjutnya Dari Kaltim ke Maroko, Dua Hafidz Ini Wakili Indonesia di MTQ Internasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Tegaskan Tak Akan Pulangkan Pengungsi Rohingya Jika Nyawa Mereka Terancam

Berita
7 Agustus 2026 05:00
Perang dengan Iran Kuras Persediaan Rudal Amerika Serikat
Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader
Untuk Kesekian Kalinya, Istri Netanyahu Dituduh Aniaya ART
Amerika Tutup Misi Diplomatik di Medan dan Kota Lain di Beberapa Negara

Terbaru

  • Dari Kaltim ke Maroko, Dua Hafidz Ini Wakili Indonesia di MTQ Internasional
  • Untuk Kesekian Kalinya, Istri Netanyahu Dituduh Aniaya ART
  • Suriah akan Ubah Pangkalan Militer Rusia Jadi Pusat Pelatihan Bersama
  • Gandeng ICMI dan BRIN, Pemprov Maluku Tegaskan Pentingnya Kebijakan Berbasis Riset
  • Genosida ‘Israel’ Sebabkan Ribuan Muslimah Gaza Keguguran
  • Sita Kontainer Tujuan ‘Israel’, Malaysia Tegaskan Larangan Berhubungan dengan Zionis
  • Inilah Lima Poin Utama Pakta Pertahanan Mekkah antara Turki-Arab Saudi dan Pakistan
  • Liga Arab Sambut Pakta Pertahanan Makkah untuk Dunia Islam
  • Turki, Arab Saudi, dan Pakistan Bentuk Pakta Pertahanan Makkah: “Serang Satu, Hadapi Bertiga” 
  • Peringatan Arbain, Pro-Rezim Iran Bentrok dengan Pendukung Sadiq al-Shirazi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Inilah Lima Poin Utama Pakta Pertahanan Mekkah antara Turki-Arab Saudi dan Pakistan

9 Agustus 2026 18:03
Berita

Liga Arab Sambut Pakta Pertahanan Makkah untuk Dunia Islam

9 Agustus 2026 17:57
Berita

Turki, Arab Saudi, dan Pakistan Bentuk Pakta Pertahanan Makkah: “Serang Satu, Hadapi Bertiga” 

9 Agustus 2026 17:39
Berita

Peringatan Arbain, Pro-Rezim Iran Bentrok dengan Pendukung Sadiq al-Shirazi

9 Agustus 2026 14:57
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?