Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sutradara Bollywood Samakan Genosida di Gaza dengan Diwali

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2025 04:41 4:41 am
Ahmad
Dipublikasikan 28 Oktober 2025 04:40
Bagikan
Sutradara dan pembuat film Bollywood, Ram Gopal Varma
Bagikan

Hidayatullah.com—Sutradara dan pembuat film Bollywood, Ram Gopal Varma, memicu gelombang kecaman luas setelah membuat pernyataan kontroversial yang membandingkan genosida Israel di Gaza dengan festival Hindu Diwali.

Pernyataan ini disampaikan Varma melalui sebuah unggahan di platform X (sebelumnya Twitter) pada Senin, yang segera menuai kritik keras dari jurnalis, akademisi, dan aktivis hak asasi manusia.

Kala itu Varma menulis, “Di India hanya ada satu hari untuk Diwali, tapi di Gaza, setiap hari adalah Diwali.”

Dengan ungkapan ini, ia berusaha mengibaratkan penderitaan terus-menerus yang dialami warga Palestina di Gaza akibat serangan militer Israel selama dua tahun terakhir, yang menurut berbagai laporan telah menyebabkan puluhan ribu orang meninggal.

Ungkapan Ram Gopal Varma ini dianggap sangat provokatif dan menyinggung banyak pihak. Di media sosial, pernyataan tersebut dikecam sebagai “ busuk,” “ keji,” dan “ tidak manusiawi.”

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Banyak pengguna menilai perbandingan tersebut sebagai penghinaan terhadap makna spiritual dan budaya  Diwali, sekaligus meremehkan tragedi kemanusiaan yang tengah berlangsung di Gaza.

Sejumlah tokoh masyarakat dan pakar hak asasi manusia mengutuk keras pernyataan Varma. Dr. Anita Menon, seorang akademisi bidang studi agama dan konflik, menyebut perbandingan tersebut “keliru dan berbahaya,” karena “mengaburkan makna sebenarnya dari peristiwa tragis yang sedang terjadi dan merendahkan nilai-nilai spiritual Diwali.”

Sementara itu, Harun Al-Sayed, aktivis HAM global, mengungkapkan, “Varma tampaknya gagal paham tentang penderitaan yang dialami warga Gaza yang dihantam blokade dan pengeboman setiap hari. Menggunakan  Diwali sebagai analogi memperlihatkan ketidaktahuan dan kegagalan empati.”

Jurnalis independen dan pengamat politik juga bergabung dalam mengecam pernyataan tersebut. “Ini bukan hanya masalah kebebasan berpendapat, tapi cara berpendapat yang merendahkan rasa kemanusiaan,” tulis seorang wartawan senior dalam cuitannya.

Diketahui, aksi genosida militer Israel di Gaza telah menimbulkan krisis kemanusiaan yang sangat parah. Hingga saat ini, korban dilaporkan telah mencapai lebih dari 68.000 jiwa, dengan jumlah besar adalah anak-anak dan perempuan yang menjadi korban serangan udara dan blokade. Ribuan lainnya mengalami luka-luka dan kehilangan tempat tinggal akibat kehancuran infrastruktur, rumah, sekolah, dan fasilitas kesehatan.

PBB dan berbagai organisasi kemanusiaan telah menyerukan gencatan senjata dan bantuan darurat untuk meringankan beban warga Gaza yang terjebak dalam konflik yang berlangsung tanpa henti ini.

Diwali merupakan salah satu festival terbesar dan paling penting dalam budaya Hindu di India dan di seluruh dunia. Festival ini dikenal sebagai “Festival Cahaya,” yang dirayakan sebagai wujud kemenangan cahaya atas kegelapan, kebaikan atas kejahatan, serta ilmu pengetahuan dan harapan atas keputusasaan.

Perayaan selama lima hari ini meliputi ritual doa, pencahayaan lampu minyak, pesta kembang api, dan pertemuan keluarga. Festival ini membawa pesan perdamaian, kebahagiaan, dan spiritualitas yang mendalam bagi jutaan penganut Hindu di dunia.

Penggunaan nama dan makna Diwali dalam konteks penderitaan dan kekerasan seperti yang dilakukan oleh Ram Gopal Varma dianggap sangat tidak pantas dan menuai kritik luas dari berbagai kalangan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BollywoodDiwaliFestival Hindugenosida GazaRam Gopal VarmaSutradara Bollywood
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Advokat Perempuan Nahkodai LBH PAHAM Indonesia untuk Masa Bakti 2025–2028
Tulisan selanjutnya Khalil al-Hayya Ungkap Perkembangan Baru Negosiasi Gaza dan Sikap Hamas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?