Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mufti Besar Libya: ‘Yang Dilakukan UEA di Sudan adalah Proyek Zionis’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 31 Oktober 2025 15:54 3:54 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 31 Oktober 2025 17:00
Bagikan
Mufti Besar Libya
Bagikan

Hidayatullah.com – Mufti Besar Libya, Syeikh Dr. Al-Sadiq Al-Ghariani menyebut bahwa dukungan Uni Emirat Arab (UEA) ke milisi Rapid Support Force (RSF) di Sudan adalah bagian dari rencana zionis. Hal itu disampaikannya dalam sebuah video yang dipublikasikan pada Jumat (31/10/2025).

“Apa yang dilakukan UEA saat ini di Sudan merupakan implementasi dari proyek Zionis,” ujar Syeikh Dr. Al-Sadiq. Menurutnya, yang terjadi di beberapa negara Arab dan Afrika utara adalah bagian dari skema Zionis-Amerika.

“Proyek di Tepi Barat dan Gaza adalah intinya, dan cabang-cabangnya telah meluas ke Yaman, Mesir, Libya, dan Sudan,” tegasnya.

Rencana zionis itu, menurut Syeikh Al-Sadiq, mulai dijalankan setelah negara-negara tersebut dibebaskan oleh tentara Muslim pada tahun 2012, merujuk pada peristiwa Musim Semi Arab (Arab Spring).

“Itulah sebabnya mereka berkomplot: perang mereka di Yaman, kudeta di Mesir terhadap presiden terpilih (Morsi) karena ia membuka perlintasan dengan Gaza, dan di Libya, mereka membawa kita Haftar,” kata Syeikh Al-Sadiq.

Baca Juga

Serangan ‘Israel’ Hancurkan Gudang Bantuan, 7 Orang Syahid di Gaza
Korban Meninggal Gempa NTT Capai 103 Orang, Sebagian Besar Perempuan dan Lansia
Resmi Gabung Angkatan Darat Suriah, YPG Umumkan Pembubaran Diri
Zaitun Rasmin Kembali Pimpin Wahdah Islamiyah, Terpilih untuk Periode 2027–2031
‘Israel’ Tetap Ikut Eurovision, Belanda Kembali Pilih Boikot

Melansir Al-Jazeera pada Jumat, misi RSF membunuh sedikitnya 1.500 orang selama tiga hari terakhir di saat warga sipil Sudan mencoba melarikan diri dari El-Fasher yang terkepung. Jaringan Dokter Sudan, yang memantau perang di negara tersebut, menyebut situasi itu sebagai “genosida yang nyata”.

Paramiliter RSF telah terlibat dengan perang saudara dengan tentara Sudan sejak tahun 2023, yang menyebabkan tewasnya puluhan ribu orang dan membuat 12 juta orang menjadi pengungsi. Milisi RSF menyerbu El-Fasher, yang merupakan benteng terakhir tentara di Darfur, pada Ahad pekan lalu setelah pengepungan selama 17 bulan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:El-FasherHeadlineMufti BesarPasukan Dukungan CepatSudanZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya RSF Lakukan Pembantaian Massal, Ratusan Ribu Warga Sudan Terkurung di El-Fasher
Tulisan selanjutnya Setelah Bertahun-Tahun Mengungsi, 320 Ribu Warga Suriah Kembali ke Rumah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MBS akan Mengunjungi Prancis Melihat Peluang Investasi

Berita
23 Agustus 2026 14:09
Merdeka Bersuara, Bukan Merampas Ketenangan: Sound Horeg dalam Syariat
Iran Izinkan Sejumlah Kapal Tanker Iraq Melewati Selat Hormuz
“Saya Menyebarkan Berita Palsu,” aku Pejabat Komunikasi ‘Israel’
Al Muzzammil Yusuf: Perjuangan Kemerdekaan Palestina Butuh Kerja Bersama Dunia Internasional

Terbaru

  • Serangan ‘Israel’ Hancurkan Gudang Bantuan, 7 Orang Syahid di Gaza
  • Korban Meninggal Gempa NTT Capai 103 Orang, Sebagian Besar Perempuan dan Lansia
  • Resmi Gabung Angkatan Darat Suriah, YPG Umumkan Pembubaran Diri
  • Zaitun Rasmin Kembali Pimpin Wahdah Islamiyah, Terpilih untuk Periode 2027–2031
  • ‘Israel’ Tetap Ikut Eurovision, Belanda Kembali Pilih Boikot
  • “Saya Menyebarkan Berita Palsu,” aku Pejabat Komunikasi ‘Israel’
  • ‘Israel’ Cemas, Rudal Hipersonik Baru Turki Dinilai Jadi Ancaman Zionis
  • Cari Suara, Netanyahu Tegaskan ‘Israel’ Tak akan Biarkan Negara Palestina Berdiri
  • Operasi Penikaman Berhasil Lukai Warga ‘Israel’, Hamas: Itu Respon atas Kejahatan Zionis
  • MUI Soroti Pemblokiran Rekening Aktivis, Ingatkan Ancaman Penarikan Dana Massal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ Cemas, Rudal Hipersonik Baru Turki Dinilai Jadi Ancaman Zionis

25 Agustus 2026 19:58
Berita

Cari Suara, Netanyahu Tegaskan ‘Israel’ Tak akan Biarkan Negara Palestina Berdiri

25 Agustus 2026 18:44
Berita

Operasi Penikaman Berhasil Lukai Warga ‘Israel’, Hamas: Itu Respon atas Kejahatan Zionis

25 Agustus 2026 18:40
Anwar Abbas
Berita

MUI Soroti Pemblokiran Rekening Aktivis, Ingatkan Ancaman Penarikan Dana Massal

25 Agustus 2026 18:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?