Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Lonjakan Bunuh Diri di Militer ‘Israel’, 279 Upaya dalam 18 Bulan Terakhir

Ahmad
Terakhir diupdate: 7 November 2025 10:02 10:02 am
Ahmad
Dipublikasikan 7 November 2025 10:01
Bagikan
Tentara IDF
Bagikan

Hidayatullah.com— Kasus bunuh diri di kalangan tentara ‘Israel’ (IDF) meningkat tajam sejak pecahnya perang di Gaza pada akhir 2023. Data terbaru menunjukkan ratusan upaya bunuh diri dilakukan dalam kurun 18 bulan terakhir, sementara puluhan nyawa melayang di tengah tekanan psikologis pascaperang.

Menurut laporan Knesset Research and Information Center yang dikutip Ynet News(3/11/2025), sebanyak 279 prajurit ‘Israel’ mencoba bunuh diri antara Januari 2024 hingga Juli 2025. Angka tersebut dianggap mencerminkan beban mental yang semakin berat di kalangan militer setelah mobilisasi besar-besaran selama perang Gaza.

“Ini adalah angka yang sangat mengkhawatirkan,” tulis Ynet. “Para pejabat militer menyebut sebagian besar upaya dilakukan oleh tentara muda yang baru kembali dari garis depan dan mengalami trauma berat.”

Sementara itu, data yang dikutip Times of ‘Israel’ menunjukkan tren peningkatan kematian akibat bunuh diri dalam dua tahun terakhir. Pada 2023, 17 tentara ‘Israel’ dilaporkan tewas karena bunuh diri.

Angka itu naik menjadi sekitar 20–21 kasus pada 2024, dan terus meningkat pada paruh pertama 2025. “Kami menemukan pola yang konsisten antara trauma tempur dan keputusan bunuh diri,” ujar seorang pejabat IDF yang dikutip Times of ‘Israel’ dalam laporan 7 Oktober 2025.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Dalam laporan terpisah, Anadolu Agency (AA) menuliskan bahwa total 124 tentara penjajah meninggal karena bunuh diri sejak 2017 hingga pertengahan 2025. “Sebagian besar kasus dikaitkan dengan tekanan psikologis pasca penugasan di Gaza,” tulis AA.

Kasus terbaru yang menarik perhatian publik adalah kematian Dmitry Shapiro (34), seorang operator tank yang ditemukan tewas pekan lalu di dekat Paratroopers Monument, kawasan Beit Elazari, ‘Israel’ tengah (wilayah Palestina yang dirampok penjajah).

Meski belum dikonfirmasi secara resmi oleh IDF, beberapa media lokal ‘Israel’ melaporkan bahwa kematiannya diduga akibat bunuh diri. Keluarganya mengatakan Shapiro kembali dari Gaza dalam keadaan “patah secara mental”.

“Dia pulang sebagai orang yang berbeda. Dia jarang bicara dan tidak bisa tidur. Kami tahu dia sangat terluka oleh apa yang dilihatnya di sana,” ujar salah satu anggota keluarga, dikutip media lokal Maariv.

Laporan Times of ‘Israel’ menyebut bahwa pasca perang Gaza, IDF menghadapi lonjakan permintaan konseling psikologis di unit-unit garis depan. “Ratusan tentara meminta penanganan trauma, tetapi kapasitas tenaga kesehatan mental terbatas,” tulis media itu.

Kementerian Pertahanan ‘Israel’ menegaskan pihaknya telah memperluas layanan dukungan psikologis bagi prajurit aktif dan cadangan. “Kami tidak akan membiarkan mereka berjuang sendirian,” kata juru bicara kementerian, dikutip Ynet.

Namun para pengamat menilai langkah itu masih belum cukup. Seorang analis di Haifa University mengatakan kepada Haaretz, “Militer ‘Israel’ perlu mengakui bahwa dampak perang bukan hanya soal luka fisik, tetapi juga kehancuran psikologis. Trauma perang Gaza akan terus menghantui generasi tentara berikutnya.”

Lonjakan bunuh diri ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat ‘Israel’, yang mulai mempertanyakan kesiapan sistem militer menghadapi dampak jangka panjang dari perang. Para aktivis kesehatan mental menuntut reformasi serius dalam sistem pendampingan psikologis IDF dan akses terbuka bagi para veteran yang mengalami gejala pasca-trauma.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bunuh dirigenosida GazaHeadlineIDFpalestinatentara Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 97 Tahun Sumpah Pemuda: Sejarah Ada di Tangan Kita!
Tulisan selanjutnya Makna Ijma’ dan Fatwa dalam Hukum Islam: Asal Kata, Definisi, dan Fungsinya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?