Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pelajar China Diminta Lebih Banyak Tidur dan Aktivitas Fisik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 November 2025 16:19 4:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 November 2025 16:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Otoritas China mengumumkan kebijakan baru untuk meningkatkan kesehatan mental para pelajar sekolah dasar dan menengah dengan mengurangi tekanan akademis, memangkas waktu menonton atau menggunakan gawai, serta latihan fisik atau olahraga dua jam setiap hari.

Inisiatif yang diumumkan bulan lalu oleh Kementerian Pendidikan itu mencakup larangan penggunaan ponsel di dalam kelas serta memberlakukan masa “bebas layar” guna mengurangi kecanduan pada internet.

Sekolah-sekolah diharuskan mengontrol dengan ketat jumlah total pekerjaan rumah tangga dan menawarkan sedikitnya dua jam aktivitas fisik bagi pelajar sekolah dasar dan menengah pada setiap hari sekolah.

Sekolah-sekolah juga diminta untuk memastikan para murid mendapatkan tidur yang cukup dengan mengatur waktu masuk dan pulang sekolah secara wajar, serta memberikan waktu jam istirahat makan siang yang memadai.

“Berlakukan aturan manajemen tidur secara ketat, tindak tegas pelanggaran seperti belajar berlebihan, dan cegah beban akademis berlebihan,” kata Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam pngumuman kebijakan itu.

Baca Juga

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Langkah itu dimaksudkan untuk membantu para pelajar dalam menghadapi tekanan dan kecemasan, terutama di masa-masa menjelang ujian.

Pekerjaan rumah setumpuk merupakan kelaziman di sekolah-sekolah di seluruh penjuru China, sehingga banyak pelajar kurang tidur dan mengalami gangguan mental seperti kecemasan dan depresi, kata para pakar.

Dalam sebuah nota terpisah pada bulan Oktober, Kementerian Pendidikan mengatakan bahwa pihaknya mengurangi beban kerja para guru dengan membatasi kewajiban mereka di luar sekolah dan melarang mereka bekerja pada hari-hari libur dan akhir pekan.

China pada 2021 meloloskan sebuah undang-undang pendidikan yang bertujuan memangkas jumlah pekerjaan rumah dan melarang les pelajaran inti usai jam sekolah.

Akan tetapi, masih banyak orang tua yang terus mengharuskan anaknya mengikuti les dengan alasan persaingan di dunia pendidikan di China sangat keras.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Israel’ dan AS akan Asingkan 200 Pejuang Hamas yang Terperangkap di Rafah
Tulisan selanjutnya Bermimpi Bangun Sekolah Gulat di Palestina, Khabib: Saya Yakin Lahirkan Petarung Tangguh Bermimpi Bangun Sekolah Gulat di Palestina, Khabib: Saya Yakin Lahirkan Petarung Tangguh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?