Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Di Munas MUI ke-11, Ketua MPR Tegaskan Ulama Penopang Utama Perjalanan Bangsa

Bambang S
Terakhir diupdate: 20 November 2025 23:34 11:34 pm
Bambang S
Dipublikasikan 21 November 2025 07:00
Bagikan
Di Munas MUI ke-11, Ketua MPR Tegaskan Ulama Penopang Utama Perjalanan Bangsa
Bagikan

Hidayatullah.com – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Ahmad Muzani menegaskan kembali peran penting ulama dalam sejarah, pondasi, dan perjalanan bangsa Indonesia.

Dalam Munas XI MUI yang berlangsung pada 20-23 November 2025 dengan mengangkat tema: “Meneguhkan Peran Ulama Untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa dan Kesejahteraan Rakyat.”

Muzani menyampaikan bahwa sejak sebelum republik berdiri, ulama telah menjadi kekuatan yang menggerakkan perlawanan terhadap penjajah, menanamkan nilai keadilan, serta membentuk kesadaran kebangsaan.

Menurut Muzani, jauh sebelum Indonesia merdeka, para ulama di berbagai daerah telah menanamkan keyakinan bahwa tindakan penjajah bertentangan dengan prinsip agama. “Itulah yang memompa heroisme melawan penjajah. Dari situlah nasionalisme tumbuh,” ujar Muzani dalam sambutannya di Mercure Convention Center Ancol, Kamis (20/11/2025).

Ulama, lanjut Muzani, menjadi perekat perjuangan kala itu. Ia menegaskan, sejak masa awal pembentukan republik, peran ulama tidak pernah terpisahkan dalam perjalanan bangsa. Ia merujuk pada dinamika awal kemerdekaan, termasuk perubahan Piagam Jakarta pada 18 Agustus 1945. Muzani menyebutkan dua ulama sebagai kunci utama saat itu. Yakni, Abdul Wahab Hasbullah dan Ki Bagus Hadikusumo.

Baca Juga

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

“Perdebatan panjang antara kelompok Islam dan kekuatan kebangsaan akhirnya menyatu dan sepakat menggunakan Ketuhanan Yang Maha Esa. Umat Islam tidak kehilangan prinsipnya, karena intisari ajaran agama tetap menjadi landasan moral bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Muzani menggambarkan bahwa di banyak negara, perdebatan dasar negara yang melibatkan agama sering berujung konflik berkepanjangan dan pertumpahan darah. “Tapi di Indonesia, para ulama meredam itu semua. Kita berterima kasih kepada para ulama,” katanya.

Muzani juga mengingatkan bagaimana ulama berkali-kali menjadi penengah dalam persoalan negara, termasuk pada isu perempuan sebagai hakim di awal 1950-an, hingga perdebatan vaksinasi Covid-19. “Begitu Majelis Ulama Indonesia menyatakan vaksin halal, proses vaksinasi berlangsung lancar di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Ulama, kata Muzani, selalu hidup sederhana dan mengabdikan hidupnya untuk umat. Mereka menjadi tempat mengadu masyarakat, mulai dari urusan nama bayi, jodoh, hingga panen dan kesehatan. Karena itu, ia menolak jika peran ulama hanya dijadikan pelengkap. “Jangan jadikan ulama seperti daun salam dalam masakan. Dicari untuk memberi aroma, penyedap, tapi dibuang saat makanan disajikan,” tegasnya.

Muzani menutup dengan menegaskan komitmen MUI untuk tetap bersama pemerintah. “Munas ulama ini meneguhkan, seperti yang disampaikan Kiai Ma’ruf Amin, bahwa MUI akan bersama Presiden Prabowo Subianto. Ulama tidak mau menjadi daun salam yang ditinggalkan,”pungkasnya disambut tawa hadirin.* Azim Arrasyid

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Majelis Ulama IndonesiaMunas MUIulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Tekankan Pentingnya Kemandirian Politik, Ekonomi, Budaya, dan Kesejahteraan Rakyat MUI Tekankan Pentingnya Kemandirian Politik, Ekonomi, Budaya, dan Kesejahteraan Rakyat
Tulisan selanjutnya Wamen Haji Ungkap Alasan Penyesuaian Kuota Haji, Begini Penjelasannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Berita
29 Agustus 2026 08:29
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?