Hidayatullah.com – Ketua Penasehat Muslimat Hidayatullah (Mushida), Sabriati Aziz, menegaskan pentingnya kehadiran Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai “tenda besar” yang menaungi seluruh organisasi kemasyarakatan Islam, termasuk ormas-ormas perempuan muslimah. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pembukaan Munas XI MUI di Jakarta.
Kegiatan Munas XI MUI berlangsung pada 20-23 November 2025 dengan mengangkat tema: Meneguhkan Peran Ulama Untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa dan Kesejahteraan Rakyat.
Menurut Sabriati, tema yang diusung MUI dalam Munas kali ini sangat relevan dengan peran muslimah, terutama dalam memperkuat kontribusi perempuan dalam kehidupan berbangsa. Ia menekankan bahwa ormas-ormas muslimah selama ini menjadi mitra strategis MUI dalam mensosialisasikan fatwa-fatwa serta berbagai keputusan keagamaan kepada masyarakat luas.
“Muslimah adalah kalangan yang terus memberikan kontribusi kepada masyarakat. Ormas-ormas perempuan menjadi perpanjangan tangan MUI dalam menyampaikan fatwa dan membina umat,” ujar Sabriati kepada Hidayatullah.com, di Mercure Convention Center, Ancol, Kamis (20/11/2025).
Ia juga mengapresiasi kehadiran Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dalam acara pembukaan. Menurutnya, kehadiran pemerintah menunjukkan dukungan besar terhadap pemberdayaan perempuan muslimah agar semakin berdaya, terutama dalam memperkuat ketahanan keluarga.
“Kehadiran Kementerian Pemberdayaan Perempuan memberikan harapan besar bahwa muslimah harus berdaya dan mampu menghadirkan keluarga-keluarga yang menjadi penopang tegaknya negara yang beradab,” tegas Presidium BMIWI 2018-2023 ini.
Sebagai anggota Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) MUI, Sabriati menyoroti pentingnya menghadirkan program-program yang lebih menukik kepada pembinaan umat dan penguatan keluarga. Ia juga berharap MUI dapat terus menghimpun seluruh ormas muslimah dalam satu rumah besar untuk bersama-sama menjalankan peran sebagai pelayan umat sekaligus mitra pemerintah.
“Harapan saya, melalui Munas ini hadir program yang betul-betul memperkuat pembinaan umat dan keluarga. MUI sebagai khadimul ummah wa shodiqul hukumah harus mampu merangkul seluruh ormas muslimah,” tegasnya.
Sabriati menutup dengan optimisme bahwa Munas XI MUI dapat menjadi momentum memperkuat sinergi antara ulama, ormas, dan pemerintah dalam membangun masyarakat yang lebih kuat, berdaya, dan berakhlak.*/Azim Arrasyid




