Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

‘Saya Tidak Bisa Dimaafkan’, Pengakuan Tentara ‘Israel’ Sebelum Bunuh Diri

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 8 Desember 2025 14:25 2:25 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 8 Desember 2025 18:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Seorang perwira cadangan dari Brigade Givati ​​mengakhiri hidupnya pada Kamis setelah mengaku tidak kuat mengalami tekanan psikologis akibat keterlibatannya dalam perang genosida Gaza, menurut media setempat.

Surat kabar Israel Hayom melaporkan bahwa seorang perwira cadangan ‘Israel’ berusia 28 tahun tewas bunuh diri setelah mengalami trauma mental hebat yang terkait dengan pertempuran di permukiman Gaza pada hari pertama operasi Thufan Al-Aqsha.

Israel Hayom mengatakan bahwa perwira tersebut, Tomas Adzgauskas, seorang prajurit cadangan Brigade Givati, tewas karena bunuh diri setelah mengalami tekanan psikologis menyusul keterlibatannya dalam pertempuran di permukiman Gaza pada 7 Oktober 2023, kemungkinan karena gangguan stres pascatrauma, dan kemudian selama operasi darat di Jalur Gaza.

Adzgauskas menulis pesan di media sosial sesaat sebelum mengakhiri hidupnya sendiri bahwa ia “melakukan hal-hal yang tidak dapat dimaafkan.”

Dalam pesan itu, Adzgauskas mengatakan operasi Thufan Al-Aqsha, yang dimulai pada 7 Oktober, telah menghancurkan hidupnya.

Baca Juga

Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

“Aku tak sanggup lagi, aku hancur dan hancur… Aku melakukan hal-hal yang tak termaafkan, dan aku tak sanggup lagi menerimanya. Lagipula, tak seorang pun mengerti aku,” tulis Adzgauskas.

“Ada iblis di dalam diriku yang telah mengejarku sejak 7/10. Lupakan aku dan kenanglah Tomas yang adalah seorang perwira dan komandan penembak jitu,” tutupnya.

Pada akhir Oktober lalu, data resmi ‘Israel’ mengungkapkan 279 upaya bunuh diri di kalangan tentara selama periode 18 bulan, di mana 36 tentara tewas karena bunuh diri.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bunuh dirigenosida GazaHeadlinepalestinatentara Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kesehatan Mental dan Genosida Gaza Sebabkan Warga Inggris Ramai-Ramai Masuk Islam Kesehatan Mental dan Genosida Gaza Sebabkan Warga Inggris Ramai-Ramai Masuk Islam
Tulisan selanjutnya Seratus Anak Korban Penculikan di Nigeria Berhasil Dibebaskan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’

Berita
7 September 2026 19:52
Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang
Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’

Terbaru

  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
  • Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

9 September 2026 11:14
Berita

100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

8 September 2026 23:19
Berita

Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata

8 September 2026 14:00
Ahmad, yang berusia 10 bulan, sedang dirawat di Rumah Sakit Pemerintah Rafic Hariri di Beirut setelah terluka dalam serangan udara Israel di dekat rumahnya di Beirut selatan pada 8 April 2026.
Berita

Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

8 September 2026 12:57
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?