Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Fenomena “Ustaz AI”, MUI Serukan Jihad Digital di KUII VIII

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Juli 2026 13:46 1:46 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Juli 2026 16:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan pentingnya penguatan dakwah di era digital melalui konsep “Jihad Digital” sebagai respons atas maraknya penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam kehidupan masyarakat, termasuk fenomena yang dikenal sebagai “Ustaz AI”.

Gagasan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026).

Wakil Ketua Umum MUI, KH M Cholil Nafis, mengatakan bahwa perkembangan teknologi informasi, termasuk AI, merupakan keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Karena itu, umat Islam perlu memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa menggeser peran ulama sebagai sumber utama pembelajaran agama.

“Di dalam Sahifa Majelis Ulama Indonesia, ke depan arah perjuangan kita juga berjuang di ranah digital. Kita sebut dengan namanya Jihad Digital,” ujar Kiai Cholil.

Menurutnya, AI dan berbagai platform digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana memperoleh informasi, inspirasi, maupun pembanding. Namun, teknologi tidak dapat menggantikan proses transmisi keilmuan dalam Islam yang selama ini dibangun melalui sanad antara guru dan murid.

Baca Juga

Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim

“Kita ingin memastikan kepada masyarakat bahwa sumber informasi dari AI dan media tidak bisa menjadi guru yang selalu benar. Itu hanya sebagai inspirasi atau pembanding informasi,” katanya.

Kiai Cholil menjelaskan, keilmuan dalam Islam memiliki mekanisme verifikasi yang jelas melalui sanad, sehingga kebenaran dan validitas suatu ajaran dapat dipertanggungjawabkan. Sementara itu, informasi yang dihasilkan oleh mesin kecerdasan buatan masih memiliki potensi kesalahan dan tidak memiliki otoritas keilmuan.

“Belajar agama itu membutuhkan transmisi keilmuan yang disebut sanad. Ada yang menjamin bahwa ilmu tersebut benar, orisinal, dan valid. Dari media atau mesin, sebagian mungkin benar, tetapi sebagian juga bisa salah. Karena itu, berguru harus kepada orang, kepada ulama, dan ustaz yang mumpuni serta menjadi teladan,” tegasnya.

Melalui KUII VIII, MUI juga mendorong lahirnya strategi dakwah yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Konsep Jihad Digital diharapkan menjadi landasan bagi umat Islam untuk hadir dan berkontribusi di ruang digital, sekaligus memastikan nilai-nilai keislaman tetap disampaikan secara benar dan bertanggung jawab.

Forum yang diikuti berbagai organisasi kemasyarakatan Islam tersebut menjadi momentum bagi MUI untuk merumuskan arah perjuangan umat di tengah transformasi teknologi yang semakin cepat, dengan tetap menempatkan ulama sebagai pembimbing spiritual dan penjaga otoritas keilmuan Islam.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineJihad Digitalkecerdasan buatanKongres Umat Islam IndonesiaKUII VIIIMajelis Ulama IndonesiaUstaz AI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Gandeng 16 LAZ, Perkuat Sinergi Program Zakat untuk Pemberdayaan Umat
Tulisan selanjutnya MUI Siapkan Fatwa ZIS untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Pekerja Rentan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Berita
19 Oktober 2026 12:57
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel

Terbaru

  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

24 Oktober 2026 10:13
Berita

Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze

23 Oktober 2026 20:50
Berita

Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi

23 Oktober 2026 20:19
Berita

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina

22 Oktober 2026 13:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?