Hidayatullah.com – Dalam upaya meringankan beban para penyintas banjir besar, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) melalui program SPPB – Stasiun Pelayanan Penyintas Bencana kembali menghadirkan layanan makan siang gratis bagi warga terdampak, Kamis (11/12/2025). Sebanyak 500 porsi makanan hangat disajikan dan dibagikan kepada masyarakat yang saat ini masih berada dalam masa tanggap darurat.
Relawan BMH, Dhiyaudin, menyampaikan bahwa program makan gratis ini akan terus berlangsung selama masa tanggap darurat hingga fase pemulihan nanti.
“InsyaAllah layanan makan siang gratis SPPB BMH akan terus beroperasi untuk memastikan para penyintas di Aceh Tamiang mendapatkan makanan hangat setiap hari,” ujarnya.
Distribusi makanan hangat ini menjadi sangat penting karena banyak warga yang sebelumnya hanya memperoleh nasi bungkus dengan kondisi tidak layak konsumsi. Dalam pantauan tim di lapangan, sejumlah bantuan makanan yang datang dari berbagai pihak sudah dingin, bahkan sebagian sudah mulai rusak akibat lama berada di perjalanan atau penumpukan di pos pengungsian.
Program SPPB BMH menjadi solusi nyata untuk menyediakan makanan hangat, sehat, dan aman bagi warga yang membutuhkan.
Salah satu penyintas, Sumina, menyampaikan rasa syukurnya saat menerima nasi panas dari tim BMH.
“Terima kasih BMH. Akhirnya kami dapat nasi panas, karena biasanya kami dapat nasi yang sudah dingin,” ucapnya sambil tersenyum haru.
Sumina bahkan sempat meminta tambahan dua bungkus nasi putih untuk digoreng sebagai sarapan keesokan harinya.
Kehadiran dapur layanan SPPB BMH ini diharapkan terus menghadirkan kebahagiaan kecil bagi warga Aceh Tamiang di tengah situasi sulit yang mereka hadapi. Dukungan para donatur sangat berarti untuk memastikan layanan ini terus berjalan hingga kondisi pulih sepenuhnya.*




