Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mahasiswa Muak dengan Korupsi, Ribuan Orang Berunjuk Rasa di Serbia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Januari 2026 09:53 9:53 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Januari 2026 09:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ribuan orang berunjuk rasa di Serbia sementara mahasiswa kembali menyuarakan perlawanan mereka terhadap pemerintahan Presiden Aleksandar Vucic yang korup. Warga Serbia sudah menggelar demonstrasi lebih dari setahun guna menyalurkan kemarahan mereka terhadap korupsi yang merajalela di negeri itu.

Para pengunjuk rasa di Novi Sad, hari Sabtu (17/1/2026), meneriakkan kata-kata “maling”, menuding kepada korupsi pemerintah yang marak yang mereka yakini juga sebagai salah satu penyebab kecelakaan di stasiun kereta di utara kota itu pada November 2024 yang menewaskan 16 orang dan menyulut demonstrasi menuntut perubahan besar di negeri Balkan itu.

Vucic menolak untuk menjadwalkan pemilu dini yang menjadi tuntutan mahasiswa. Tidak hanya itu, ratusan orang dikabarkan ditangkap atau kehilangan pekerjaan atau mendapatkan intimidasi karena menunjukkan sikap perlawanan terhadap pemerintah.

Mahasiswa mengatakan kepada kerumunan orang di Novi Sad bahwa setelah unjuk rasa tahun lalu, mereka sekarang menawarkan rencana tentang bagaimana memberantas korupsi dan memulihkan kepatuhan hukum di Serbia. Mereka mengusulkan supaya para pejabat yang korup dilarang terjun ke dunia politik dan diperiksa kekayaannya sebagai langkah pertama perubahan pemerintahan pasca-Vucic.

Aksi protes itu diberi nama “What victory will mean”. Bulan lalu, mahasiswa mengatakan bahwa mereka telah mengumpulkan sekitar 400.000 tanda tangan yang diperlukan untuk menuntut supaya pemilu digelar.

Baca Juga

Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Unjuk rasa selanjutnya direncanakan digelar pada 27 Januari di Beograd, ibu kota Serbia, kata panitia seperti dilansir Associated Press.

Vucic naik ke puncak kekuasaan lebih dari satu dekade lalu, berjanji akan membawa Serbia ke dalam Uni Eropa. Namun, sejak itu dia justru menjalin hubungan dengan Rusia dan China, dan di saat yang sama dia dituding membungkam kebebasan berdemokrasi di Serbia serta membiarkan korupsi dan kejahatan terorganisir merajalela.

Gerakan mahasiswa mendapatkan dukungan dari rakyat yang kecewa dengan pemerintahan Vucic dan politisi dari partai arus utama. Vucic menuduh mahasiswa bergerak berdasarkan arahan tertentu dari Barat guna “menghancurkan Serbia”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aktivis Suriah Dibebaskan dari Dakwaan Perdagangan Manusia
Tulisan selanjutnya Pemasok untuk Chip Nvidia H200 Menghentikan Produksi karena China Memblokir Pengiriman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

5 Juni 2026 05:00
Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

4 Juni 2026 21:20
Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

4 Juni 2026 14:01
Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?