Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Akademisi Saudi Sebut Uni Emirat Arab Jadi ‘Kuda Troya Zionis’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 24 Januari 2026 08:37 8:37 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 24 Januari 2026 08:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Seorang mantan pejabat Saudi menyebut Uni Emirat Arab (UEA) sebagai pengkhianat yang memungkinkan ‘Israel’ menyebarkan pengaruh dan merusak stabilitas kawasan demi melayani ambisi Zionis.

Dalam sebuah artikel, mantan anggota Majelis Syuro Arab Saudi yang merupakan akademisi, Dr. Ahmed bin Utsman Al-Tuwaijri juga menyebut UEA mengeksploitasi aliansinya dengan Zionis Israel untuk menantang Arab Saudi dan kekuatan Arab lainnya. Ia bahkan terang-terangan menyebut UEA sebagai “Kuda Troya Zionis”.

Al-Tuwaijri berpendapat bahwa aliansi strategis UEA dengan Israel dimotivasi oleh permusuhan yang telah lama ada terhadap Arab Saudi, kecemburuan atas kedudukan agama, geopolitik, dan ekonominya, serta upaya yang salah arah oleh Abu Dhabi untuk menegaskan dominasi regional.

Ia menggambarkan kemitraan Emirat-Israel sebagai pengkhianatan yang diperhitungkan terhadap persatuan Arab dan Islam, menyatakan bahwa Abu Dhabi telah “menyerahkan diri ke pelukan Zionisme,” dengan keyakinan bahwa hal itu akan membantunya mengimbangi Riyadh dan ibu kota Arab berpengaruh lainnya.

Artikel tersebut mengutip beberapa contoh di mana UEA telah berkolaborasi dengan Israel yang merugikan kepentingan Arab. Ini termasuk kerja sama militer dan intelijen langsung, dukungan untuk operasi Israel di Gaza, dan penggunaan pangkalan militer Emirat di Laut Merah dan Tanduk Afrika untuk memfasilitasi serangan Israel terhadap kelompok perlawanan Palestina.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Sebuah dokumen Emirat yang bocor mengungkapkan bahwa situs militer di Yaman, Eritrea, dan Somalia ditawarkan kepada Israel untuk digunakan dalam serangan ke Gaza.

Al-Tuwaijri menegaskan bahwa pengkhianatan UEA meluas melampaui aliansi dengan Israel. Ia menguraikan intervensi Abu Dhabi yang merusak stabilitas di seluruh kawasan, menuduhnya menghancurkan persatuan dan kedaulatan di Yaman, Libya, Sudan, Tunisia, Mesir, dan Somalia.

Di Yaman, UEA dituduh menyabotase upaya yang dipimpin Saudi untuk menstabilkan negara tersebut. Di Libya, UEA mempersenjatai separatis dan membom daerah-daerah yang dikuasai oleh pemerintah yang diakui PBB. Di Sudan, UEA diduga berkoordinasi dengan Israel untuk mendukung Pasukan Dukungan Cepat (RSF), memicu pembersihan etnis dan genosida.

Selain itu, UEA dituduh mengeksploitasi krisis ekonomi Mesir untuk memperkuat cengkeramannya pada aset-aset strategis, termasuk pelabuhan dan lembaga keuangan, dan membantu proyek Bendungan Grand Renaissance Ethiopia yang kontroversial, yang oleh banyak orang dianggap sebagai ancaman serius bagi keamanan air Mesir, sejalan dengan kepentingan Israel.

Artikel Al-Tuwaijri mengutip penelitian dari lembaga-lembaga terkemuka, termasuk Institut Transnasional Belanda, untuk menggambarkan UEA sebagai kekuatan “sub-imperialis” yang menggunakan tentara bayaran dan milisi proksi untuk memaksakan kehendaknya di seluruh wilayah. Ia mengklaim pengaruh militer ini melayani tujuan geopolitik Israel, khususnya pengepungan dan pelemahan Mesir dan Arab Saudi.

Mantan anggota parlemen Saudi itu juga menuduh Abu Dhabi memimpin upaya di Barat untuk mencemarkan nama baik komunitas Muslim dan lembaga-lembaga Islam melalui kampanye fitnah, disinformasi, dan spionase. Mengutip investigasi di media seperti The New Yorker, ia menuduh bahwa perusahaan-perusahaan yang didukung Emirat telah terlibat dalam menargetkan tokoh dan organisasi Muslim untuk melayani kepentingan Israel.

Terlepas dari tuduhan serius ini, Al-Tuwaijri membedakan antara kepemimpinan Emirat dan rakyat Emirat, menegaskan kembali persaudaraan bersejarah antara rakyat Arab Saudi dan Emirat. Ia mengarahkan kritiknya kepada elite penguasa Abu Dhabi, khususnya mereka yang, menurut pandangannya, telah meninggalkan solidaritas Arab dan Islam demi mengejar persetujuan Zionis dan ambisi imperialis.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiHeadlineisraelkonflik Timur TengahZionis Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Buang Rokok Sembarangan Wanita Indonesia Orang Asing Pertama Dipidana di Malaysia
Tulisan selanjutnya Perdana Menteri Spanyol akan mengakui negara Palestina Tidak Ada Perwakilan Palestina, Spanyol Menolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Berita
3 September 2026 09:53
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?