Hidayatullah.com – Pihak berwenang Turki telah menangkap enam tersangka, satu warga negara Iran dan lima warga negara Turki. Para pelaku diringkus di lima provinsi atas tuduhan spionase politik dan militer untuk dinas intelijen Iran, kata para pejabat.
Operasi anti-spionase tersebut dilakukan di bawah arahan Kantor Kejaksaan Agung Istanbul bekerja sama dengan Divisi Kontra-Terorisme Kepolisian Istanbul dan Organisasi Intelijen Nasional (MIT).
Para penyelidik menetapkan bahwa para tersangka berhubungan langsung dengan petugas intelijen dari Korps Garda Revolusi Iran, menurut berkas kasus.
Pihak berwenang mengatakan kelompok tersebut mengumpulkan informasi sensitif tentang fasilitas militer Turki, termasuk Pangkalan Udara Incirlik yang strategis di provinsi Adana selatan, serta situs-situs bernilai tinggi lainnya di Turki dan negara-negara ketiga. Para tersangka juga dituduh memberikan dukungan logistik untuk kegiatan tersebut.
Kelompok tersebut dilaporkan melakukan pengintaian dan pengawasan yang menargetkan Incirlik, yang terlibat dalam penyelundupan pesawat tanpa awak melalui Turki untuk digunakan melawan negara ketiga, dan mengirimkan informasi intelijen yang dikumpulkan langsung kepada agen IRGC.
Penggerebekan serentak dilakukan di Istanbul, Van, Samsun, Yalova, dan Ankara, yang menyebabkan penangkapan.
Setelah melalui prosedur di direktorat keamanan provinsi, para tersangka dirujuk ke pengadilan dan ditahan dengan tuduhan spionase politik dan militer, kata para pejabat.*




