Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tahun 2025 Sebanyak 6.000 Awak Kapal Ditelantarkan, Ratusan di antaranya Warga Indonesia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Februari 2026 15:20 3:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Februari 2026 15:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pada tahun 2025 lebih dari 6.000 awak kapal ditelantarkan di 410 kapal, menjadikannya sebagai tahun terburuk dalam dunia pelayaran internasional, menurut angka dari International Transport Workers’ Federation.

Jumlah total tahun 2025 menunjukkan peningkatan 32% pada jumlah awak yang ditelantarkan, dan kenaikan 31% pada jumlah kapal yang telantarkan dibandingkan dengan tahun 2024, lansir Euronews Senin (2/2/2026).

Para pelaut yang terlantar berhak menerima upah yang belum dibayar sebesar $25,8 juta, di mana ITF berhasil memulihkan $16,5 juta di antaranya.

“Ini bukan semata soal statistik. Ini tentang para pekerja yang menjaga perekonomian global tetap berjalan dan yang dipaksa untuk mengalami situasi yang benar-benar menyengsarakan, jauh dari rumah mereka dan seringkali tanpa solusi yang jelas.” kata Sekjen ITF Stephen Cotton.

Krisis ini menurut kelompok-kelompok peduli buruh diperparah dengan maraknya armada bayangan yang beroperasi di luar regulasi internasional.Kapal-kapal dengan skema kepemilikan yang tidak transparan, asuransi yang tidak memadai, dan maraknya praktik FoC (flags of convenience) – pendaftaran kapal dengan alamat atau negara yang berbeda dengan pemiliknya – mengakibatkan awak kapal sangat riskan tidak mendapatkan kepastian tentang pembayaran upah, ditelantarkan berbulan-bulan tanpa kejelasan nasib, menurut ITF dan International Labour Organisation (ILO).

Baca Juga

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Dari 337 kapal yang ditelantarkan pada 2025, sebanyak 82 persen didaftarkan secara FoC. ITF memperkirakan sekitar 30% dari armada kapal dagang global, yang terdiri dari sekitar 100.000 kapal, berlayar dengan bendera FoC.

Selama lebih dari 75 tahun ITF mengkampanyekan larangan FoC, karena praktik itu justru mengancam keselamatan dan kesejahteraan awak kapal serta menyuburkan aktivitas ilegal.

Awak kapal yang menjadi korban paling banyak berasal dari India dengan lebih dari 1.125 ditelantarkan di laut pada 2025. Kemudian disusul rekan mereka dari Filipina (539), Suriah (309), Indonesia (274) dan Ukraina (248).

Sebanyak 4.595 pelaut mengajukan permohonan bantuan ITF pada tahun 2025, meskipun tidak semua pelaut yang terlantar mengajukan permohonan bantuan dan tidak semua permohonan berkaitan dengan penelantaran.

Timur Tengah mencatatkan jumlah penelantaran terbanyak, disusul kemudian oleh Eropa. Turki dan Uni Emirat Arab merupakan negara dengan jumlah kapal yang ditelantarkan terbanyak, berturut-turut 61 dan 54.

ITF mulai melakukan pelacakan dan pencatatan kasus penelantaran awak kapal sejak 2022, dan angkanya mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.

Indikasi awal untuk tahun 2026 sudah menunjukkan jumlah awak kapal yang ditelantarkan sudah melebihi 6.000 kasus.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Serikat, Iran akan Gelar Perundingan Nuklir di Oman
Tulisan selanjutnya Kuwait Undang Pihak Asing Garap Ladang Minyak dan Gas Lepas Pantai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?