Hidayatullah.com– Perdana Menteri Kuwait Ahmad Abdullah al-Ahmad al-Sabah mengatakan bahwa Kuwait Petroleum Corporation berencana untuk mengundang perusahaan-perusahaan minyak internasional untuk membantu Kuwait Oil Company dalam penggarapan ladang minyak dan gas lepas pantai yang belum lama ini ditemukan.
Hal tersebut disampaikan Al-Sabah dalam pidato pembukaan Kuwait Oil and Gas Show hari Selasa (3/2/2026), lansir Reuters.
Al-Sabah menjelaskan bahwa KPC sedang bernegosiasi dengan lembaga-lembaga keuangan global untuk membuat skema sewa dan sewa-kembali guna pembangunan jaringan pipa minyak mentah domestik Kuwait.
Pada bulan Januari, sejumlah sumber mengatakan kepada Reuters bahwa Kuwait akan meluncurkan penjualan saham jaringan pipa minyak paling cepat pada bulan Februari 2026 dalam kesepakatan yang dapat mengumpulkan dana hingga 7 miliar dolar AS.
Menteri Permiyakan Kuwait Tariq Al-Roumi mengatakan kepada Reuters, hari Senin (2/2/2026), bahwa dia memperkirakan tender untuk proyek ladang minyak dan gas Durra, bekerja sama dengan Arab Saudi, akan diluncurkan tahun ini.*




