Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Arab Saudi Terbitkan Paspor untuk Hewan Unta

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Februari 2026 20:00 8:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Februari 2026 19:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Arab Saudi mengumumkan rencana untuk menerbitkan paspor bagi jutaan unta di kerajaan tersebut, untuk membantu pengelolaan lebih baik kawanan hewan berpunuk itu yang bernilai sangat tinggi bagi penduduk berbagai negeri di kawasan itu.

Kementerian lingkungan hidup, air, dan pertanian menjanjikan inisiatif ini akan meningkatkan “produktivitas dan efisiensi di sektor per-unta-an serta membangun basis data referensi yang andal bagi unta”.

Lewat media sosial kementerian, hari Selasa (3/2/2026) menunjukkan gambar dokumen dimaksud: paspor hijau yang dicap dengan lambang negara dan gambar unta berwarna emas, lansir AFP.

Paspor itu akan menjadi alat bantu untuk mengelola operasi penjualan dan perdagangan dengan mengatur perniagaan dan transportasinya, memastikan dokumentasi resmi untuk setiap ekor unta, perlindungan terhadap hak-hak pemilik unta, serta memfasilitasi bukti kepemilikan unta, lapor lembaga penyiaran milik pemerintah Al Ekhbariya.

Pada tahun 2024, pemerintah memperkirakan terdapat sekitar 2,2 juta unta di seluruh wilayah Kerajaan Arab Saudi.

Baca Juga

Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida
Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital
MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia

Arab Saudi menggelar kontes kecantikan untuk para unta yang diselenggarakan setiap tahun, di mana para peminat hewan itu tidak sungkan mengeluarkan ratusan ribu dolar untuk mengikuti kontes hewan berpunuk itu. Bahkan, orang-orang yang tidak bermoral tidak ragu untuk mencari keuntungan secara ilegal dari kesukaan masyarakat terhadap unta.

Dalam beberapa tahun terakhir, panitia mengambil tindakan tegas terhadap praktik peningkatan penampilan secara kosmetika, sebuah praktik buruk yang menjamur di tengah persaingan ketat meskipun ada sanksi berat.

Tindakan mempercantik unta dengan membuat bibirnya lebih terkulai dan punuknya lebih berbentuk sangat tidak disukai oleh pihak berwenang yang ingin mendorong penampilan alami.

Unta menjadi bagian penting dari kehidupan di Semenanjung Arab selama ribuan tahun terutama sebagai alat transportasi. Begitu berharganya hewan itu memberikan status tersendiri kepada pemiliknya dan memicu kemunculan industri peternakan yang sangat menguntungkan.

Hasil penelitian yang diterbitkan pada tahun 2021 menunjukkan bahwa ukiran unta dan kuda seukuran aslinya yang dipahat di permukaan batu yang ditemukan di Saudi menjadi bukti pemanfaatan unta oleh penduduk Jazirah Arab sekitar 7.000 tahun lalu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiHeadlinepasporunta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aparat Kejaksaan Prancis Geledah Kantor X Terkait Peredaran Gambar Seksual
Tulisan selanjutnya Berkibarnya Bendera Palestina di Puncak ‘Kemerdekaan’ Kilimanjaro

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Vatikan Pecat Kelompok Katolik Tradisional SSPX karena Menentang Paus

Berita
8 Juli 2026 06:56
Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan
Analisa Israel: Iran dan Hizbullah Tidak Bantu Hamas Lancarkan Operasi Thufan Al-Aqsha
Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan Negara
Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan

Terbaru

  • Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
  • Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida
  • Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
  • Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital
  • MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia
  • MUI Matangkan Persiapan Kongres Umat Islam Indonesia VIII, Bahas Isu Strategis Keumatan dan Kebangsaan
  • BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal
  • Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
  • Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris
  • Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

MUI Matangkan Persiapan Kongres Umat Islam Indonesia VIII, Bahas Isu Strategis Keumatan dan Kebangsaan

9 Juli 2026 18:30
Berita

BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal

9 Juli 2026 18:04
Berita

Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab

9 Juli 2026 16:05
Berita

Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris

9 Juli 2026 15:31
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?