Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Polisi Jerman Bongkar Jaringan Penyelundupan Orang Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 April 2026 21:27 9:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 April 2026 21:27
Bagikan
Pengungsi Suriah di Jerman
Bagikan

Hidayatullah.com– Polisi Jerman hari Selasa (21/4/2026) membongkar jaringan penyeludupan manusia, yang menggunakan dokumen residensi pengungsi Suriah supaya bisa mendatangkan teman setanah air mereka ke Jerman.

Sekitar 1.000 petugas dikerahkan untuk menggeledah lebih dari 50 tempat kediaman dan tempat usaha di dan sekitar kota Leipzig, kata Kantor Kepolisian Federal di Halle an der Saale, seperti dilansir Euronews.

Polisi berkeyakinan jaringan itu beroperasi dengan menggunakan dokumen residensi asli yang dikeluarkan untuk pengungsi Suriah di Jerman, yang kemudian di kirim ke orang-orang di Suriah dengan penampakan fisik yang mirip.

Kebanyakan mereka yang menjadi target operasi adalah orang-orang yang diduga memperbolehkan dokumen mereka dimanfaatkan untuk aksi penipuan itu.

Polisi mengatakan sejumlah barang bukti disita petugas selama operasi penggerebekan, di antaranya sejumlah ponsel, dokumen residensi, catatan pemesanan tiket pesawat, dan sedikitnya uang tunai €93.000.

Baca Juga

Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim

Selain itu, petugas juga menemukan indikasi pelanggaran berkaitan dengan narkoba dan bahan peledak, serta bukti-bukti yang menunjukkan sebagian tersangka memiliki hubungan dengan organisasi kriminal.

Empat puluh empat tersangka menjalani proses identifikasi resmi. Banyak dari kasus dugaan penipuan tersebut diidentifikasi oleh “penasihat dokumen dan visa” dari kepolisian Jerman yang ditugaskan di berbagai bandara di Timur Tengah.

Sejak tahun 2024, kepolisian federal Jerman menugaskan 71 penasihat semacam itu di luar Uni Eropa untuk membantu bagian visa di kedutaan dan konsulat Jerman, serta maskapai penerbangan di berbagai bandara internasional.

Jerman merupakan negara Uni Eropa dengan jumlah diaspora Suriah terbanyak yaitu mencapai lebih dari 1 juta. Banyak di antara mereka tiba semasa puncak arus migran 2015-2016.

Kanselir Friedrich Merz bertemu dengan Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa pada bulan Maret dan mengatakan kedua pemimpin itu menginginkan 80% pendatang Suriah di Jerman kembali ke tanah air mereka.

Setelah pertemuan dengan al-Sharaa di Berlin, Merz mengatakan kedua negara akan bekerja sama untuk memungkinkan lebih banyak lagi orang Suriah pulang ke kampung halamannya. Delapan dari 10 pendatang Suriah di Jerman diupayakan untuk dipulangkan dalam kurun tiga tahun ke depan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Piala Dunia 2026 Utusan Presiden Trump Minta FIFA Mengganti Iran dengan Italia
Tulisan selanjutnya Menolak Israel Akan Berujung Pidana di Jerman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Yahudi Haredi Wajib Militer
Berita

Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Berita
20 Oktober 2026 13:10
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Terbaru

  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun

24 Oktober 2026 12:58
Berita

Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

24 Oktober 2026 10:13
Berita

Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze

23 Oktober 2026 20:50
Berita

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina

22 Oktober 2026 13:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?