Hidayatullah.com– Salah satu pembangkit listrik dan beberapa fasilitas desalinasi air Kuwait dihantam serangan Iran sehingga menimbulkan kerusakan, kebakaran dan gangguan terhadap sejumlah generator listrik, kata pihak berwenang Kuwait hari Jumat (17/7/2026).
Petugas damkar berhasil mengendalikan api, sementara tim teknis mulai meninjau seberapa parah kerusakan yang ada dan bekerja untuk memulihkan generator listrik yang terdampak secepat mungkin, kata Kementerian Kelistrikan, Air dan Energi Terbarukan seperti dilansir Al Arabiya.
Sementara itu, militer Kuwait mengatakan bahwa serangan drone Iran mengakibatkan sejumlah tentara terluka.
Kepala Staf AD mengunjungi beberapa prajurit Angkatan Darat yang dirawat, yang terluka saat berlangsung serangan-serangan drone yang menarget beberapa fasilitas dan kamp tentara pagi ini, yang merupakan “bagian dari agresi kriminal Iran,” kata pihak militer dalam sebuah komentar di media sosial.
Iran mengatakan pihaknya melancarkan serangan baru atas fasilitas-fasilitas Amerika Serikat yang berada di Timur Tengah pada hari Jumat, termasuk serangan langsung pertama ke Suriah, setelah Amerika Serikat selama 6 malam berturut-turut membombardir fasilitas-fasilitas militer Iran.
Pada Jumat pagi, militer Iran mengatakan bahwa pasukannya sudah melancarkan serangan terhadap fasilitas-fasilitas militer AS yang berada di Bahrain dan Kuwait.*




