Hidayatullah.com– Kementerian Energi Iran hari Jumat (17/7/2026) menyeru kepada seluruh masyarakat untuk melakukan penghematan dalam penggunaan listrik, menyusul serangan bertubi-tubi Amerika Serikat yang merusak infrastruktur energi di wilayah bagian selatan negeri itu.
Dilansir AFP, Kementerian Energi dalam sebuah penyataan mendesak warga untuk mematikan pendingin udara di jam-jam puncak “guna membantu menstabilkan pasokan listrik di provinsi-provinsi selatan,” yang saat ini mengalami suhu panas ekstrem dan serangan atas fasilitas-fasilitas listrik.*




