Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tunjukkan Sikap Pro-Palestina di Panggung Singapura Larang Massive Attack Tampil

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2026 10:18 10:18 am
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Agustus 2026 10:17
Bagikan
Massive Attack membentangkan bendera Palestina saat manggung di Singapura, hari Rabu 27 Juli 2026, dan karena itu mereka dilarang masuk ke negara itu.
Massive Attack membentangkan bendera Palestina saat manggung di Singapura, hari Rabu 27 Juli 2026, dan karena itu mereka dilarang masuk ke negara itu.
Bagikan

Hidayatullah.com– Massive Attack dinyatakan terlarang di Singapura setelah grup band asal Inggris itu dikabarkan menunjukkan sikap pro-Palestina saat manggung di negara kota itu.

Dua anggota Massive Attack membentangkan bendera Palestina dalam pertunjukan mereka hari Rabu (29/7/2026) dan meneriakkan “bebaskan Palestina” yang kemudian diikuti teriakan yang sama oleh sebagian penonton, kata pihak berwenang.

Sekarang pihak kepolisian memberlakukan larangan masuk ke Singapura bagi Massive Attack, sementara pihak regulaor media juga mengatakan tidak akan memberikan izin tampil bagi mereka di sana, lansir BBC Jumat (31/7/2026).

Seorang juru bicara kepolisian mengatakan kepada BBC bahwa setelah dilakukan investigasi kedua anggota band itu dberi “peringatan tegas” berkaitan dengan pelanggaran peraturan hukum Foreign National Emblems Act 1949 yang mengatur tentang penampakkan simbol dan emblem negara asing, serta Public Order Act yang mengatur ketertiban umum.

“Perdamaian dan keharmonisan di antararas dan agama berbeda di Singapura tidak boleh dipandang enteng, dan kami tidak boleh membiarkan acara-acara dari luar mempengaruhi masyarakat kami,” kata juru bicara itu.

Baca Juga

Blackstone Inc perusahaan manager aset dan investasi terbesar dunia milik pengusaha Yahudi Amerika.
Blackstone akan Buka Kantor di Kuwait
Serangan Udara Saudi ke Iraq Menarget Milisi Pro-Iran, Bukan Negara Iraq
Hackney London Mulai Akhiri Hubungan Kota Kembar dengan Haifa ‘Israel’
Apa itu Project Panama? Mengapa Anthropic Menghancurkan Buku-Buku Langka Demi Melatih AI
Netanyahu Yakin Pasukan Elite ‘Israel’ akan Membebaskannya Jika Ditahan di Luar Negeri

Massive Attack saat ini sedang melakukan tur keliling dunia, dan pertunjukan hari Rabu itu merupakan jadwal pentas mereka satu-satunya di Singapura. Pertunjukan mereka selanjutnya digelar di Seoul pada hari Sabtu (1/8/2027).

Massive Attack, pelopor genre musik trip-hop, sejak lama dikenal dengan sikap politiknya yang terbuka dalam beberapa isu, termasuk perang di Gaza. Kelompok itu saat ini terdiri dari dua anggota pendiri Robert Del Naja dan Grant Marshall.

Del Naja pernah ditangkap awal tahun ini ketika dia ambil bagian dalam sebuah demonstrasi di London. Dia dituduh mendukung Palestine Action, yang dicap sebagai organisasi teroris oleh pemerintah Inggris.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serangan Udara Saudi ke Iraq Menarget Milisi Pro-Iran, Bukan Negara Iraq
Tulisan selanjutnya Blackstone Inc perusahaan manager aset dan investasi terbesar dunia milik pengusaha Yahudi Amerika. Blackstone akan Buka Kantor di Kuwait

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Usai Jadi Pemimpin Politik Hamas, Khalil al-Hayya Langsung Bertemu Menlu Turki

Berita
30 Juli 2026 18:00
Baliho Berbahasa Ibrani Mewabah, ‘Israel’ Kuasai Siprus?
Hanifuddin Chaniago: Program Kerja Harus Menjadi Gerakan Nyata Pemuda Hidayatullah
Deputi Kemenpora Buka Rakerwil Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta: Jadilah Penggerak Bangsa Menuju Indonesia Emas
Pakar: Pernikahan adalah Jalan Peradaban, Jangan Biarkan Medsos Meracuninya

Terbaru

  • Menghidupkan Kembali Budaya Membaca di Kalangan Umat Islam
  • Blackstone akan Buka Kantor di Kuwait
  • Tunjukkan Sikap Pro-Palestina di Panggung Singapura Larang Massive Attack Tampil
  • Serangan Udara Saudi ke Iraq Menarget Milisi Pro-Iran, Bukan Negara Iraq
  • Al-Rushafi dan Catatan Kritis Seputar Sirah Nabi Muhammad
  • Hackney London Mulai Akhiri Hubungan Kota Kembar dengan Haifa ‘Israel’
  • Apa itu Project Panama? Mengapa Anthropic Menghancurkan Buku-Buku Langka Demi Melatih AI
  • Netanyahu Yakin Pasukan Elite ‘Israel’ akan Membebaskannya Jika Ditahan di Luar Negeri
  • Setelah Palestina, Kini Suriah Jadi Sasaran Pencurian Tanah Pemukim Yahudi ‘Israel’
  • Amankan Laut Merah dari Houthi, Arab Saudi Galang Koalisi Internasional

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Setelah Palestina, Kini Suriah Jadi Sasaran Pencurian Tanah Pemukim Yahudi ‘Israel’

31 Juli 2026 11:49
Berita

Amankan Laut Merah dari Houthi, Arab Saudi Galang Koalisi Internasional

30 Juli 2026 18:50
Berita

Angka Bunuh Diri Tentara ‘Israel’ Terus Naik, Tahun Ini Sudah 16 Tewas

30 Juli 2026 16:07
Berita

Survei: Hampir Separuh Warga AS Dukung Penangkapan Netanyahu

30 Juli 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?