Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Otoritas Amerika Selidiki Insiden Helikopter Marine One Trump Nyaris Tabrakan dengan Pesawat Sipil

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Agustus 2026 21:26 9:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Agustus 2026 21:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Pihak berwenang Amerika Serikat sedang menyelidiki apakah helikopter kepresiden Marine One yang ditumpangi Trump terbang terlalu dekat dengan sebuah pesawat sipil di atas Washington pekan ini, sementara Gedung Putih hari Rabu (5/8/2026) bersikukuh presiden mereka tidak berada dalam bahaya.

Menurut laporan New York Times yang mengutip dua orang yang familiar dengan masalah itu, helikopter Marine One berada kurang dari satu mil saja dari sebuah pesawat penumpang saat terbang di atas Washington DC pada hari Selasa (4/8/2026) setelah mengalami komunikasi yang kacau dengan pihak pengontrol lalu lintas udara (ATC).

National Transportation Safety Board (NTSB) mengatakan sedang menyelidiki laporan tentang kejadian loss of separation antara Marine One dan sebuah pesawat komersial yang lepas landas dari DCA (Washington National Airport) yang terjadi pada 4 Agustus.

Kush Desai, seorang juru bicara Gedung Putih mengatakan kepada AFP “penerbangan-penerbangan Marine One dipiloti oleh para aviator terbaik di dunia, dan dan presiden sama sekali tidak berada dalam bahaya.”

Regulator penerbangan Amerika FAA mengatakan “pihak ATC melakukan kontak baik dengan pilot pesawat komersial maupun pilot Marine One saat terjadi loss of separation.”

Baca Juga

Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online

“Presiden tidak dalam bahaya. Kami masih terus melakukan review atas insiden itu dan akan melakukan tindakan korektif selayaknya berdasarkan pada temuan kami,” imbuhnya.

Menurut laporan Wall Street Journal, tindakan keselamatan dalam keadaan seperti itu mengharuskan adanya separasi atau jarak antara kedua pesawat sedikitnya 1,5 mil secara horisontal dan 500 kaki secara vertikal.

WSJ melaporkan insiden itu terjadi sekitar pukul 2:30 siang waktu setempat (1830 GMT), melibatkan pesawat American Airlines Embraer E-170 yang dioperasikan oleh anak perusahaannya Envoy Air.

Marine One sedang dalam penerbangan menuju pangkalan udara Andrews Air Force Base, di mana Trump berpindah ke pesawat kepresidenan Air Force One untuk menuju California.

American Airlines dan US Marine Corps yang mengoperasikan Marine One tidak bersedia memberikan komentar perihal insiden itu, lapor AFP.

FAA has meningkatkan aturan keselamatan di sekitar bandara Washington National sejak terjadi tabrakan maut antara sebuah pesawat komersial yang akan mendarat dan sebuah helikopter Black Hawk milik US Army yang menewaskan semua 67 orang yang berada di kedua pesawat itu pada Januari 2025.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella Pemerintahan Baru Kolombia Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Pelajar Pelaku Penembakan di Sekolah Bergengsi Thailand Pendiam dan Kerap Main Game Kekerasan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella
Berita

Pemerintahan Baru Kolombia Dukungan AS Memutus Hubungan Diplomatik dengan Iran

Berita
26 September 2026 09:53
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain

Terbaru

  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

27 September 2026 09:31
Berita

Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang

27 September 2026 09:26
Berita

Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

27 September 2026 08:42
Garda Revolusi Pembajakan Pesawat
Berita

Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran

27 September 2026 07:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?