Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Agustus 2026 14:47 2:47 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Agustus 2026 18:00
Bagikan
CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani
CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani
Bagikan

Hidayatullah.com – Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) menggelar konferensi pers bertema “Menyongsong Persidangan Kedua Majelis Cendekiawan Muslim Malaysia-Indonesia (Madani Malindo)”

Konferensi pers tersebut digelar untuk menyampaikan agenda dan substansi Persidangan Kedua Majelis Cendekiawan Muslim Malaysia-Indonesia (MCM Malindo) yang akan berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Ketua CDCC Din Syamsuddin mengatakan forum tersebut akan mempertemukan para intelektual dan cendekiawan Muslim dari Indonesia dan Malaysia untuk membahas gagasan negara madani dari berbagai perspektif.

Salah satu tema utama yang akan dibahas adalah “Negara Madani Perspektif Teologis, Filosofis, dan Historis”. Pembahasan kemudian diarahkan pada konteks negara modern, termasuk bagaimana gagasan masyarakat madani dan landasan teologis, filosofis, serta historis dapat diimplementasikan dalam penyelenggaraan negara.

“Kami akan mengkaji hakikat wawasan Madani dalam konteks negara dari segi teologi, filsafat, dan sejarah dan meletakkan landasan yang lebih jelas dan kuat,” ujar Prof Din Syamsuddin, di Hotel Ambhara, Jakarta, Rabu (12/08/2026).

Baca Juga

Muhammadiyah Dorong Media AfiliasiMu Terhubung dalam Satu Ekosistem Digital
Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah, Dorong Media Tetap Cepat, Akurat dan Harus Benar di Era Digital
Hari Literasi Muhammadiyah, Pers Didorong Jadi Penguat Demokrasi dan Ekosistem Ilmu Pengetahuan
Kasus Pilot Bawa 26 Kg Ekstasi, Malaysia Kirim Tim Investigasi ke Indonesia
Serangan Misil Houthi Tewaskan 3 ABK Kapal Komersial di Selat Bab al-Mandeb, Satu Korban WN Indonesia

Din menjelaskan, MCM Malindo merupakan forum yang mempertemukan intelektual, cendekiawan, dan tokoh dari Indonesia dan Malaysia. Forum tersebut diarahkan untuk memperkuat kerja sama keilmuan kedua negara sekaligus mengangkat kontribusi peradaban Islam dari Asia.

Menurutnya, forum ini juga menjadi ruang untuk menyatukan gagasan dan pemikiran dalam mendorong kemajuan umat.

“Majelis Cendekiawan Madani Malaysia-Indonesia adalah forum para intelektual, cendekiawan, dan tokoh dari kedua negara Indonesia dan Malaysia untuk memperkuat kerja sama keilmuan, mengangkat martabat peradaban Islam dari Asia, dan menyatukan hati dan pemikiran dalam rangka kemajuan umat,” jelasnya.

Persidangan Kedua MCM Malindo dijadwalkan diikuti 108 peserta, terdiri atas 68 peserta dari Indonesia dan 40 peserta dari Malaysia.

Dalam kesempatan tersebut, Din Syamsuddin juga meminta Presiden Prabowo Subianto selaku Kepala Negara untuk menerima delegasi MCM Malindo di Istana Negara pada 20 Agustus 2026, setelah pelaksanaan salat Jumat.

Menurut Din, penerimaan delegasi oleh Presiden akan menjadi bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat hubungan intelektual dan peradaban antara Indonesia dan Malaysia.

Din menilai hubungan Indonesia dan Malaysia memiliki landasan historis yang kuat. Kedua negara memiliki akar budaya dan geografis yang sama sebagai bagian dari dunia Melayu atau Malay World.

Wilayah Nusantara yang mencakup Semenanjung Malaya, Sumatra, Jawa, dan Kalimantan, kata dia, secara historis memiliki keterhubungan dalam aspek budaya maupun perdagangan.

Kesamaan tersebut juga terlihat dalam kehidupan masyarakat kedua negara, mulai dari agama mayoritas Islam, bahasa Melayu sebagai salah satu akar bahasa, hingga berbagai tradisi dan adat istiadat.

Karena itu, Din menilai hubungan Indonesia-Malaysia tidak hanya dapat dikembangkan melalui kerja sama politik dan ekonomi, tetapi juga melalui penguatan hubungan intelektual dan kebudayaan. Selain Din Syamsuddin, konferensi pers tersebut turut dihadiri Dr R Siti Zuhro, Dr Agus Wicaksono, dan Puti Hasanatu Syadiah.

Melalui Persidangan Kedua MCM Malindo, CDCC berharap lahir gagasan dan rekomendasi yang dapat memperkuat kerja sama kedua negara, khususnya dalam bidang keilmuan, peradaban, dan pengembangan konsep masyarakat serta negara madani di era modern.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:CDCCHeadlineMadani MalindoMalaysia Indonesia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hari Literasi Muhammadiyah, Pers Didorong Jadi Penguat Demokrasi dan Ekosistem Ilmu Pengetahuan
Tulisan selanjutnya Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah, Dorong Media Tetap Cepat, Akurat dan Harus Benar di Era Digital

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Paus Leo XIV akan Bertemu Penyintas Korban Pencabulan Pendeta di Prancis

Berita
8 Agustus 2026 12:36
Muhammadiyah Dorong Media AfiliasiMu Terhubung dalam Satu Ekosistem Digital
Malaysia Tegaskan Tak Akan Pulangkan Pengungsi Rohingya Jika Nyawa Mereka Terancam
Genosida ‘Israel’ Sebabkan Ribuan Muslimah Gaza Keguguran
Erdogan: ‘Israel’ Ingin Hapus Palestina, Mendukung Kemerdekaannya adalah Tanggung Jawab Umat Islam

Terbaru

  • Muhammadiyah Dorong Media AfiliasiMu Terhubung dalam Satu Ekosistem Digital
  • Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah, Dorong Media Tetap Cepat, Akurat dan Harus Benar di Era Digital
  • CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani
  • Hari Literasi Muhammadiyah, Pers Didorong Jadi Penguat Demokrasi dan Ekosistem Ilmu Pengetahuan
  • Kasus Pilot Bawa 26 Kg Ekstasi, Malaysia Kirim Tim Investigasi ke Indonesia
  • Serangan Misil Houthi Tewaskan 3 ABK Kapal Komersial di Selat Bab al-Mandeb, Satu Korban WN Indonesia
  • Pejabat Senior Iran Sebut Isu Gaza Jadi Syarat Pembukaan Selat Hormuz
  • Helikopter Tempur Apache Jatuh di Texas Dua Prajurit Amerika Tewas
  • Tangkap Dua Pelaku Promosi Miras Pakai Ayat Al-Quran, Polisi: Masih Kami Periksa
  • DPR Kecam Dugaan Promosi Miras Pakai Ayat Alquran, Belajar dari Kasus Holywings

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pejabat Senior Iran Sebut Isu Gaza Jadi Syarat Pembukaan Selat Hormuz

13 Agustus 2026 17:00
Berita

Helikopter Tempur Apache Jatuh di Texas Dua Prajurit Amerika Tewas

13 Agustus 2026 16:53
Berita

Tangkap Dua Pelaku Promosi Miras Pakai Ayat Al-Quran, Polisi: Masih Kami Periksa

13 Agustus 2026 16:07
DPR RI Komisi IV
Berita

DPR Kecam Dugaan Promosi Miras Pakai Ayat Alquran, Belajar dari Kasus Holywings

13 Agustus 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?