Hidayatullah.com – Seorang pemukim ilegal ‘Israel’ terluka dalam sebuah operasi penikaman yang dilancarkan seorang pemuda Palestina di dekat desa Al-Auja, Tepi Barat yang dijajah.
Kelompok perlawanan Islam Palestina, Hamas, menegaskan bahwa aksi itu merupakan respon terhadap kejahatan yang dilakukan penjajah ‘Israel’.
“Operasi heroik ini merupakan tanggapan atas pembantaian dan kejahatan teroris yang dilakukan oleh pihak pendudukan Israel beserta milisi pemukimnya di Tepi Barat dan seluruh wilayah Palestina, serta reaksi terhadap penodaan Masjid Al-Aqsa yang kian meningkat,” bunyi pernyataan Hamas pada hari Ahad (23/08/2026).
“Operasi ini mencerminkan tekad rakyat Palestina untuk terus melawan pendudukan di setiap jengkal tanah Palestina, meskipun mereka terus menghadapi kampanye pembatasan, persekusi, dan penindasan yang tiada henti dan kian meningkat,” tambah Hamas.
Seorang pemukim ilegal Yahudi mengalami luka dalam insiden penikaman di desa Palestina al-Auja, dekat Jericho di Tepi Barat yang diduduki, pada pagi hari itu.
Menyusul insiden tersebut, militer pendudukan ‘Israel’ melancarkan operasi pencarian besar-besaran terhadap pelaku penikaman dan memblokir sejumlah jalan di berbagai wilayah Tepi Barat.*




