Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2026 11:26 11:26 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 28 Agustus 2026 11:26
Bagikan
Anak-anak bersalaman dengan milisi Brigade al-Qassam (Foto; @Qudsnen)
Bagikan

Hidayatullah.com – Hamas dan kelompok perlawanan Palestina lain dikabarkan sepakat untuk menyerahkan senjata mereka, menurut Nikolay Mladenov, perwakilan Board of Peace (BoP) atau juga disebut Dewan Perdamaian.

Daftar isi
  • Tiga syarat
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Hal itu disampaikan Mladenov kepada Dewan Keamanan PBB dalam pengarahan terkait pelaksanaan rencana perdamaian AS pada Rabu(26/08/2026).

“Untuk pertama kalinya, Hamas dan faksi-faksi bersenjata di Gaza telah sepakat untuk menyerahkan senjata mereka dan mengalihkan wewenang pemerintahan sepenuhnya—baik sipil maupun keamanan—kepada pemerintahan transisi yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa,” kata Mladenov.

Ia mengklaim langkah ini dapat “meningkatkan taraf hidup warga Palestina di Gaza secara drastis dan berkelanjutan, serta memberikan keamanan yang langgeng bagi warga Israel.”

Pada akhir Juli lalu, BoP meluncurkan peta jalan (roadmap) berisi 15 poin yang menyerukan pelucutan senjata Hamas dan faksi-faksi bersenjata lainnya, pengalihan administrasi Gaza kepada Komite Nasional, bersamaan penarikan pasukan Israel secara bertahap.

Baca Juga

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Beberapa pekan kemudian, ‘Israel’ menolak rencana tersebut. Gembong Zionis Benjamin Netanyahu bersikeras bahwa Hamas harus melucuti senjatanya sebelum penarikan pasukan ‘Israel’ dilakukan.

Hamas menanggapi hal itu dengan menyerukan adanya tekanan internasional terhadap Israel agar melaksanakan roadmap tersebut, seraya menegaskan komitmennya terhadap kesepakatan yang telah dicapai bersama para mediator dan BoP.

Tiga syarat

Mladenov mengatakan bahwa rencana perdamaian Board of Peace memerintahkan penyingkiran “segala jenis senjata di Gaza. Tidak ada wilayah abu-abu dan tak terkecuali.”

Proses pelucutan ini termasuk senjata berat beserta fasilitas produksinya, gudang senjata, terowongan, senjata api pribadi, dan senjata yang dikuasai oleh faksi-faksi perlawanan.

Berdasarkan rencana tersebut, Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG) akan menjadi satu-satunya badan yang berwenang memiliki, menyimpan, atau mengendalikan senjata.

“Penarikan dilakukan setelah proses pelucutan senjata diverifikasi dan berlangsung secara bertahap. Proses ini berjalan secara berurutan dan timbal balik. Setiap langkah bergantung pada keberhasilan penyelesaian langkah sebelumnya,” ujar Mladenov, seraya menambahkan bahwa “kemajuan didasarkan pada kinerja nyata, bukan sekadar jadwal kalender.”

Ia mengatakan bahwa pelaksanaannya akan mengikuti prinsip “jangan percaya begitu saja dan verifikasi segalanya.”

Mladenov menyebutkan tiga syarat untuk memajukan proses ini: “Pasukan Stabilisasi Internasional harus dikerahkan; kewajiban Israel berdasarkan Protokol Sharm el-Sheikh harus dilaksanakan; dan Hamas harus mematuhi komitmennya.”

Ia menambahkan bahwa “setiap penggunaan kekuatan yang tidak ditujukan untuk menghadapi ancaman yang mendesak akan mengorbankan sesuatu yang sangat sulit untuk dipulihkan kembali dalam proses ini.”

“Sebaliknya, setiap senjata yang masih dibawa, setiap terowongan yang masih dioperasikan, dan setiap konvoi yang masih dihambat akan menghambat kemajuan proses ini,” kata Mladenov.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Board of PeaceDewan PerdamaianHAMASpalestinaPelucutan Senjata
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Tulisan selanjutnya Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Benjamin Netanyahu

Berita
22 Agustus 2026 10:00
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Iran Izinkan Sejumlah Kapal Tanker Iraq Melewati Selat Hormuz
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
MUI Soroti Pemblokiran Rekening Aktivis, Ingatkan Ancaman Penarikan Dana Massal

Terbaru

  • Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
  • Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
  • Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
  • Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
  • Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
  • Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
  • Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
  • Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
  • 600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
  • Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

27 Agustus 2026 15:03
Berita

600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

27 Agustus 2026 12:13
Berita

Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

27 Agustus 2026 11:44
Berita

STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman

27 Agustus 2026 10:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?