Hidayatullah.com – Sedikitnya 160 atlet terkemuka Irlandia telah menandatangani surat terbuka yang mendesak tim nasional sepak bola Republik Irlandia untuk memboikot laga melawan ‘Israel’ mendatang.
“Anda memiliki kesempatan untuk melakukan hal yang benar,” bunyi surat tersebut, yang dipublikasikan oleh kelompok Irish Sport for Palestine di X.
Surat itu menyatakan bahwa para atlet diajarkan bahwa semua pemain harus diperlakukan secara setara. Namun, nilai-nilai universal semacam itu tidak sejalan dengan kenyataan di dunia olahraga, di mana struktur yang opresif dan diskriminatif terus dilanggengkan.
“Hal ini paling nyata terlihat di Palestina, tempat di mana keadilan dan kesetaraan diingkari akibat pendudukan Israel,” ungkap surat tersebut.
Para penandatangan surat ini mencakup pemain rugbi (aktif maupun mantan), pemain sepak bola Gaelic, petinju, pemain bola basket, serta atlet dari berbagai cabang olahraga lainnya.
Pada bulan Juli, Majelis Umum Asosiasi Sepak Bola Irlandia menolak usulan untuk memboikot pertandingan UEFA Nations League melawan ‘Israel’.
Irlandia boikot Eurovision
Akhir pekan lalu, lembaga penyiaran Irlandia RTE menyatakan memboikot Kontes Lagu Eurovision untuk kedua kalinya berturut-turut. Boikot itu sebagai protes terhadap keikutsertaan ‘Israel’ yang menyebabkan bencana kemanusiaan di Jalur Gaza.
Lembaga penyiaran nasional Irlandia tersebut menyatakan bahwa keterlibatan Irlandia dalam kontes tahun 2027 “tidak dapat dibenarkan” mengingat terus jatuhnya korban jiwa di kalangan warga sipil dan krisis kemanusiaan di Gaza.*




