Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Irlandia Boikot Eurovision untuk Kedua Kalinya, Soroti Situasi Kemanusiaan Gaza

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 19 September 2026 10:34 10:34 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 19 September 2026 10:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Irlandia tidak akan berpartisipasi dalam Kontes Lagu Eurovision untuk tahun kedua berturut-turut, menurut RTÉ. Sikap boikot ini sebagai protes terhadap keikutsertaan ‘Israel’ dalam kompetisi tersebut dan situasi kemanusiaan di Gaza akibat Zionis.

Daftar isi
  • Boikot Negara Eropa
  • Prinsip Kemanusiaan
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Lembaga penyiaran nasional Irlandia tersebut menyatakan bahwa keterlibatan Irlandia dalam kontes tahun 2027 “tidak dapat dibenarkan” mengingat terus jatuhnya korban jiwa di kalangan warga sipil dan krisis kemanusiaan di Gaza.

RTÉ juga memastikan tidak akan menayangkan acara itu, yang dijadwalkan berlangsung di Bulgaria.

Boikot Negara Eropa

Sebelumnya, lembaga penyiaran Belanda juga menyatakan hal sama. AVROTROS menyatakan bahwa partisipasi tidak lagi sejalan dengan prinsip mereka tentang kepercayaan, independensi, dan kemanusiaan.

Irlandia maupun Belanda termasuk di antara lima negara yang tidak berpartisipasi dalam kontes Eurovision 2026, bersama dengan Islandia, Slovenia, dan Spanyol.

Baca Juga

Mantan Presiden Kosovo Dihukum Penjara 25 Tahun karena Kejahatan Perang
Oman Serukan Rute Alternatif Pengiriman LNG Supaya Tidak Lewat Hormuz
Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS
Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza
MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah

Direktur Eurovision, Martin Green, mengatakan bahwa ia menyayangkan keputusan RTÉ namun menghormati posisi lembaga penyiaran tersebut, seraya menambahkan harapannya agar Irlandia dapat kembali mengikuti kompetisi di masa mendatang.

Prinsip Kemanusiaan

Boikot ini terjadi seiring langkah penyelenggara Eurovision, European Broadcasting Union, yang mengubah aturan kompetisi.

Berdasarkan aturan baru, lembaga penyiaran mungkin tidak dapat menjadi tuan rumah Eurovision jika negara mereka terlibat dalam konflik bersenjata atau situasi geopolitik sensitif yang dapat memengaruhi keamanan dan stabilitas.

Perubahan ini menyusul penyesuaian sebelumnya, termasuk keputusan untuk menggelar kompetisi tahun 2023 di Liverpool—bukan di Ukraina—setelah invasi Rusia, meskipun Ukraina adalah pemenang tahun sebelumnya.

Tetap Boikot Meski Sering Juara

Irlandia tetap menjadi salah satu negara paling sukses di Eurovision, dengan tujuh kali kemenangan—rekor yang juga dipegang oleh Swedia.

Performa negara tersebut belakangan ini beragam. Wakil Irlandia untuk tahun 2025 gagal lolos ke babak semifinal, sementara wakil tahun 2024 menempati posisi keenam.

Eurovision Song Contest, yang diselenggarakan oleh EBU, merupakan salah satu acara musik langsung terbesar di dunia dan menarik jutaan penonton secara global.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:boikotEurovisionKontes LaguUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mantan Presiden Kosovo Dihukum Penjara 25 Tahun karena Kejahatan Perang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mantan Presiden Kosovo Dihukum Penjara 25 Tahun karena Kejahatan Perang

Berita
19 September 2026 10:17
Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
Berkedok ‘Melindungi Alam’, Organisasi Lingkungan ‘Israel’ Desak Zionis Kuasai Cadangan Air Palestina
Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza
Tembak Jatuh Drone Houthi di Dekat Mekkah, Saudi Tegaskan Tanah Suci sebagai “Garis Merah”

Terbaru

  • Irlandia Boikot Eurovision untuk Kedua Kalinya, Soroti Situasi Kemanusiaan Gaza
  • Mantan Presiden Kosovo Dihukum Penjara 25 Tahun karena Kejahatan Perang
  • Oman Serukan Rute Alternatif Pengiriman LNG Supaya Tidak Lewat Hormuz
  • Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS
  • Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza
  • MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
  • Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi
  • Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
  • Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT
  • 87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi

18 September 2026 10:38
Berita

Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT

17 September 2026 21:10
Berita

87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah

17 September 2026 20:49
Berita

Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun

17 September 2026 17:50
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?