Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gus Sholah: NU Masih “Kalah” dengan Muhammadiyah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 April 2013 09:36 9:36 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 April 2013 09:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang KH Sholahuddin Wahid yang juga tokoh NU, menilai NU sebagai organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia masih “kalah” dengan Muhammadiyah yang jumlah anggota setengah dari NU.

“Buktinya, beberapa lembaga pendidikan milik Muhammadiyah banyak yang sudah terakreditasi A, sedangkan milik NU tidak banyak dan umumnya masih B. Ke depan, NU harus lebih meningkatkan perhatian kepada warganya,” ujarnya di sela-sela muhibah di Maroko, dikutip Antara Rabu, (10/04/2013).

Oleh karena itu, kata adik kandung mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu, organisasi NU harus lebih mengorganisasi diri dengan mengubah dari organisasi berbentuk segerombolan orang banyak ke organisasi yang berbentuk barisan besar yang memiliki kekuatan besar.

Dalam kesempatan itu, Gus Sholah juga memaparkan banyak hal seputar permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini, di antaranya isu korupsi yang sudah sangat sistemik, sehingga susah sekali untuk diberantas.

“Karena itu, peran umat Islam dalam membangun bangsa harus ditingkatkan, mengingat umat Islam adalah umat mayoritas, namun kenyataan yang terjadi saat ini, umat Islam di Indonesia belum bisa banyak berbuat, termasuk kader-kader NU,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu, Koordinator Lajnah Ta`lif wan Nasyr PCINU Maroko, Kusnadi El-Ghezwa menyebutkan Gus Sholah mengadakan kunjungan Muhibah ke Maroko bersama rombongan selama sepekan.

Di sela padatnya agenda kunjungan, Gus Sholah memberikan tausiyah kepada kader NU dan beramah tamah dengan masyarakat Indonesia di Maroko bertempat di Wisma Duta KBRI.

“Selama di Maroko, Gus Sholah berkunjung ke Masjid Hasan II di Casablanca yang merupakan salah satu masjid terbesar di Afrika, lalu melakukan ziarah ke makam Sab`atur Rijal (wali Tujuh) yang merupakan penyebar Islam di Maroko di Kota Marrakech,” katanya.

Gus Sholah juga melakukan ziarah ke makam pendiri dan guru besar Thariqah Tijaniyah, Moulay Idris (Raja Maroko tempo dulu), dan Ibnu al Araby (pemilik tafsir Ahkamul Quran) di kota Fez yang dikenal sebagai kota budaya itu.

Sebelumnya, Gus Sholah dan rombongan melakukan perjalanan ke Spanyol dan singgah sejenak di kota kelahiran Ibnu Bathutah (sang petualang legendaris) dan bertemu dengan kader-kader NU yang sedang menimba ilmu agama di kota itu.

Setelah itu, Gus Sholah melanjutkan kunjungan muhibah ke Spanyol untuk menjelajahi jejak peninggalan kejayaan Islam. Perjalanannya ditempuh melalui kapal laut dari pelabuhan internasional, Tarifa di Kota Tanger dengan jarak tempuh 30 menit.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bahrain Masukkan Hizbullah Sebagai Organisasi Teror
Tulisan selanjutnya RUU Ormas dan Klaim “Bertentangan dengan Pancasila”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Garda Revolusi Pembajakan Pesawat
Berita

Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran

Berita
27 September 2026 07:18
Uni Eropa Menghadapi Krisis Harga Energi
Arab Saudi Bantah Pejabat Iraq Perihal Pembelian 25 Tanker Minyak dan Dampaknya
Pipa Minyak Sharara ke Zawiya Mati Libya Rugi $75 Juta
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi

Terbaru

  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah
  • Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
  • Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council
  • Hujan Deras Merendam Bangkok
  • Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?