Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Jendela Keluarga

Ayah Romantis Tangkal Virus Valentine’s dan Korea Style

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Februari 2015 13:00 1:00 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Februari 2015 13:00
Bagikan
Bagikan

SEPINTAS gadis remaja itu nampak sibuk berhitung. Berkonsentrasi penuh hingga tak sadar didekati. Wow, ternyata bukan angka yang tengah dihitungnya, melainkan deretan huruf Korea. Gadis ABG (Anak Baru Gedhe, red) itupun tersipu-sipu menjelaskan bahwa ia sedang mengira nama-nama dalam bahasa Korea berdasarkan hitungan kelahiran. Sekejap, dengan semangat ia menyebutkan nama-nama artis Negeri Ginseng itu beserta arti dan karakter artis tersebut. Lancar di luar kepala.

Banyak orangtua yang melarang anak-anak remajanya menonton sinetron Indonesia. Dengan alasan cerita sinetron mengada-ada, tidak mendidik, dan hedonis. Namun, banyak orangtua yang membiarkan anak remajanya menonton bahkan mengoleksi film-film Korea. Bahkan tak jarang ikut menjadi penggemarnya. Tak dapat dipungkiri; sinetron dan film-film Korea menyajikan nuansa yang berbeda.

Romantis dan Hero

Menurut banyak penggemarnya, nuansa yang disajikan lebih romantis dan realis. Disini, kita memang tidak akan membedah konten film-film itu. Akan tetapi, ada yang menggelitik ketika letak perbedaannya pada masalah romantisme dan realita kehidupan.

Begitu keringkah kehidupan manusia-manusia di berbagai belahan bumi ini dari kasih sayang dan romantisme, sehingga Korean Style booming dan hari Valentine’s dirayakan membabi-buta di berbagai negara? Tentu, pertanyaan ini adalah gunung es sebenarnya. Yang tempatnya ada di dalam rumah. Tepatnya di keluarga.

AntriSUperJunior1
Yang antri untuk beli tiket Super Junior ini juga banyak gadis-gadis berjilbab

 

Ada pernyataan yang sangat menarik, bahwa seorang ayah bagi anak perempuannya adalah my first love-nya dan bagi anak laki-lakinya, seorang ayah adalah my hero-nya. First love dan hero adalah kata-kata yang melambangkan romantisme. Bila dalam keluarga, seorang anak bisa menemukan ini pada sosok orangtuanya terutama sosok ayah, pasti ia tak akan susah-susah mencari makna romantisme, kebanggaan, dan kehidupan di luar sana.

Tak perlu ada tokoh sinetron Korea yang diimpikan karena perannya yang begitu romantis. Karena, ada sosok ayah yang secara realistis hadir memberikan perlindungan, kehangatan, dan kasih sayang. Oleh sebab itu, seorang ayah harus tampil sebagai pria dewasa yang memahami keluarganya dan disaat yang sama tampil keren sehingga anak-anak perempuannya tak perlu mencari definisi “cowok keren” pada artis.

Begitu pula dengan anak lelaki, tak perlu mencari sosok hero pada tokoh cerita yang gentle dalam film-film Korea atau tokoh manga. Cukuplah sosok Ayah yang gentle dan selalu ada ketika ia mengalami kesulitan, mewakili kebutuhannya akan pahlawan dalam hidup.

Sosok ayah seperti inilah yang akan membawa anak mudah memahami keagungan pribadi Rasulullah Shallallhu ‘Alaihi Wassallam dan kepahlawanan para sahabat. Lebih jauh, anak akan lebih tegar menjalani takdir Allah Subhanahu Wata’ala sekaligus selalu berharap pada kasih sayang-Nya saja.

Kiranya, firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam surat Ali Imran ayat 31, “Katakanlah (Muhammad), jika engkau mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosamu,” adalah pengingat bagi kita semua sebagai orangtua.

Bahwa kasih sayang RasulullahShallallahu ‘alaihi wasallam dan kepahlawanan Beliau tak akan pernah diikuti oleh anak, bila keteladanannya tak pernah “terlihat” dihadirkan oleh orangtua. Terutama oleh sosok ayah, sosok lelaki pemimpin yang mewarisi sosok Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai pengayom, pelindung, pahlawan, dan penabur cinta.*/Kartika Ummu Arina, penulis buku Jadilah Suami Istri Bijak

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ABGanakpahlawan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Soal Iklan “Menghina Indonesia”, KBRI Harus Panggil Perusahaan IRobot
Tulisan selanjutnya Raja Abdullah II: Eksekusi Pilot oleh ISIS Hanya akan Memperkuat Persatuan Yordania

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Jendela Keluarga

Sudahkah Anak Kita Diajarkan Akidah?

3 Desember 2022 20:55
Jendela Keluarga

Menjadi Ayah yang “Mesra” dengan Anak

26 November 2022 07:10
Jendela Keluarga

Akhlak Muslimah, Lembutlah dalam Bicara

8 November 2022 21:45
Jendela Keluarga

Hakikat Wanita Shalihah

4 November 2022 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?