Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Hizbut Tahrir Demo Kedubes Uzbekistan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Mei 2005 02:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hizbut Tahrir Indonesia  (HTI), Selasa (17/5) kemarin melakukan aksi damai di depan kantor Kedutaan Besar Uzbekistan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Organisasi Islam ini menentang pemerintahan Uzbekistan di bawah Presiden Karimov yang dianggapnya telah menebar fitnah tentang organisasi mereka di negara itu.

Massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) kemarin menggelar unjuk rasa di depan Kedubes Uzbekistan di Menara Mulia lantai 24. Aktivis HTI datang dengan membawa poster berisi kecaman.

"Karimov berupaya mengalihkan perhatian publik dari aksi pembantaian yang dilakukannya pada hari Jumat, 13 Mei lalu di Andijan, dengan mengambinghitamkan Hizbut Tahrir," ujar Muhammad Ismail Yusanto, juru bicara HTI, dalam orasi yang digelar di halaman Menara Mulia, tempat Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia berkantor.

Ismail Yusanto mempertanyakan sikap negara-negara barat dan negara Islam lain yang tidak menganggap perlakuan Karimov sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Kebijakan ekonomi yang diberlakukan Karimov, jelas Yusanto, merupakan cara kapitalis. Ini mempertegas dirinya sebagai antek Amerika. Tambah dia, sebelum menjadi negara tersendiri, Karimov dikenal luas sebagai orang kepercayaan Soviet dan komunis. "Dia Islam, tapi ideologi dan tindakannya komunis," tegasnya.

Sebelumnya, Ahad kemarin, Hizbut Tahrir ikut dipojokkan Presiden Uzbekistan, Islam Karimov atas terjadinya demo berdarah yang telah menewaskan setidaknya 600 orang.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Namun tuduhan itu langsung dibantah wakil organisasi Hizbut Tahri di Inggris, Imran Waheed. Karimov, menurut Waheed, hanya berupaya untuk mengalihkan perhatian dari aksi pembantaian berdarah dingin yang dilakukannya terhadap ratusan penduduk sipil yang berunjuk rasa di Andijan, termasuk kaum wanita dan anak-anak yang tidak bersenjata.

"Hal ini jelas bertentangan dengan fakta, bahwa Hizbut Tahrir secara tegas menolak penggunakan cara-cara kekerasaan, penggunaan senjata sebagai medote untuk mendirikan Khilafah Islam. Setelah beberapa dasawarsa ditindas oleh para penguasa di dunia Islam, partai ini tidak pernah menyimpang sedikitpun dari garis perjuangannya, yang tanpa kekerasan, " tambah Ismail Yusanto dalam press releasenya yang dimuat di situs resminya, http://hizbut-tahrir.or.id.

Hizbut Tahrir sangat dilarang pemerintah negara Uzbekistan. Semenjak berkuasa, Presiden Karimov dikenal sangat kejam dengan aktivis dan gerakan Islam. Salah satu yang sering menjadi sasaran adalah kelompok Hizbut Tahrir. Di mana anggotanya banyak dipenjarakan tanpa melalui proses pengadilan. (cha, berbagai sumber)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Larang Mahathir Masuk Al-Quds
Tulisan selanjutnya 50 Ribu Kristen AS Dukung Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?