Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Munas II Muslimat Hidayatullah Dimulai

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Juli 2005 04:48
Bagikan
Bagikan

Hidyatullah.com–Munas diikuti oleh Pengurus Pusat (PP) Mushida, 18 Pengurus Wilayah, dan 118 Pengurus Daerah di seluruh Indonesia. Jumlah peserta keseluruhan mencapai 200-an da’iyah.

Selain untuk konsolidasi antar anggota dan kader, Munas juga bertujuan melakukan perbaikan pedoman dasar organisasi (PDO), serta menetapkan strategi dakwah Mushida. Selanjutnya akan dibentuk kepengurusan pusat yang baru untuk periode 2005-2010 yang dijadwalkan berlangsung hari Selasa (12 Juli 2005) mendatang.

Dalam sambutannya, Ust Abdurrahman Muhammad mendorong agar Muslimah Hidayatullah semakin maju dan profesional, sehingga kelak akan muncul pemimpin umat dari Mushida. "Harus segera muncul sosok publik figur dari ibu-ibu Mushida," kata Abdurrahman.

Usai acara pembukaan, Munas dilanjutkan dengan seminar bertema "Bersama Keluarga Qur`ani Kokohkan Bangsa". Seminar ini menghadirkan pembicara Prof Dr Nabilah Lubis (Ketua The Internasional Council of Muslim Woman Scholar) dan Dr Marwah Daud Ibrahim (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia). Juga digelar dialog tentang "Dunia Muslimah Internasional" bersama Santi WE Soekanto (jurnalis dan aktivis beberapa LSM internasional).

Mushida juga mengukuhkan kerjasama dengan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) untuk turut berpartisipasi dalam rekonstruksi Aceh. Selama ini, Mushida sudah aktif di Aceh. Dengan adanya pengukuhan kerjasama ini diharapkan kiprahnya akan semakin sistematis.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Malam harinya Mushida menyerahkan penghargaan kepada sosok-sosok perintis organisasi otonom ormas Hidayatullah ini. Mereka yang menerima penghargaan adalah Ustadzah Aida Chered (istri almarhum Ustadz Abdullah Said—pendiri Hidayatullah), Ustadzah Atika dan Ustadzah Marfu’ah.* (pambudi)

 

Prof Dr Nabilah Lubis:

Liberalisme Ancam Keharmonisan Keluarga

"Westernisasi (pembaratan) berjubah globalisasi menyeret keluarga kita dalam lingkaran setan liberalisme. Maraklah seks bebas, pernikahan gay dan lesbian, aborsi, bunuh diri, nikah beda agama, nikah kontrak, dan sederet penyakit masyarakat lainnya," kata Prof Dr Nabilah Lubis, Ketua…

Nabilah menyampaikan hal itu ketika menjadi pembicara dalam seminar bertema "Bersama Keluarga Qur`ani Kokohkan Bangsa". Seminar ini digelar di tengah acara Musyawarah Nasional (Munas) II Muslimat Hidayatullah (Mushida) di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta (9/7/2005).

Lebih lanjut Nabilah mengatakan, kemajuan teknologi informasi telah mengubah dunia menjadi sebuah desa kecil. Hak asasi manusia (HAM) dan liberalisme dijadikan kata kunci dalam proses globalisasi itu. "Apapun diglobalisasikan, baik itu nilai-nilai, ideologi, way of life, bahkan budaya yang sebenarnya tidak matching (klop) sekalipun. Dan semua itu ‘harus’ masuk ke dalam ruang privat rumah kita," kata guru besar di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Untuk itulah, menurut Nabilah, institusi keluarga membutuhkan sosok manajer rumah tangga yang tangguh, yang senantiasa berpegang kepada Al-Qur`an dan Sunnah. Manajer yang dimaksud adalah kaum perempuan. "Menjadi manajer rumah tangga adalah profesi yang utama dan membanggakan," ujarnya.

Menurut Nabilah, dari keluargalah segala sesuatunya bermula. Kekokohan suatu bangsa dibangun di atas sendi-sendi keluarga yang kuat. "Sebagaimana kehancuran suatu bangsa juga dimulai dari keluarga yang rusak."

Seminar ini juga menghadirkan Dr Marwah Daud Ibrahim (cendekiawan ICMI). Senada dengan Nabilah, Marwah menyebut ibu rumah tangga sebagai sosok yang berperan utama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Secara ekstrim politisi senior ini mengatakan, kalau bangsa ini ingin berubah, tak usahlah berharap pada istana negara atau anggota DPR. "Berharaplah pada rumah-rumah tangga yang kokoh dan berpegang teguh pada ajaran agama," katanya.

Agar bisa membangun institusi rumah tangga yang tangguh, kaum wanita harus yakin akan potensi pada dirinya. "Yakinlah bahwa kaum perempuan ini, subhanallah, luar biasa. Kita punya potensi besar yang sudah dirancang secara khusus oleh Sang Pencipta."

Syarat lainnya adalah mampu mengelola waktu dengan baik. Ini perlu sebab dalam waktu yang sama, kaum wanita adalah sosok ibu, istri, sekaligus anggota masyarakat.* (pambudi)

__________________________________________________

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Empat Pusat Islam Di Selandia Baru Diserang
Tulisan selanjutnya Prof Dr Nabilah Lubis: “Liberalisme Ancam Keharmonisan Keluarga”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?